Memanas! Houthi Luncurkan Rudal Balistik ke Riyadh, Mekkah, Madinah dan Bandara Aden Yaman

ADEN, Infozone – Konflik Yaman kembali memanas. Kelompok Houthi meluncurkan serangkaian serangan rudal balistik ke wilayah Arab Saudi dan pusat pemerintahan Yaman yang diakui internasional di Aden, Sabtu (24/10/2026).

Kementerian Perhubungan pemerintah Yaman dalam unggahan Facebook pada Sabtu menyebut Houthi menargetkan Bandara Internasional Aden dengan dua rudal balistik. Ini adalah serangan keempat di bulan ini.

Bacaan Lainnya

“Serangan ini mengancam keselamatan penerbangan sipil dan berdampak kemanusiaan serta ekonomi bagi warga,” tulis kementerian tersebut. Selain bandara, markas penjaga pantai dan satu gedung lainnya juga dilaporkan terkena.

Di sisi lain, Houthi mengklaim menyerang kamp al-Nasr dan pangkalan militer angkatan laut di Aden.

Tentara Yaman menyebut sebuah rudal Houthi yang malfungsi jatuh di rumah warga di Sanaa yang dikuasai Houthi pada Jumat, menewaskan tiga orang.

Koalisi pimpinan Saudi di Yaman pada Minggu (25/10) menyebut berhasil mencegat rudal balistik Houthi yang mengarah ke ibu kota Riyadh.

“Pertahanan udara mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang diluncurkan milisi teroris Houthi ke arah Riyadh,” kata juru bicara koalisi.

Sehari sebelumnya, pertahanan sipil Saudi di X menyebut Houthi meluncurkan dua rudal ke arah Mekkah dan Madinah, dua kota suci umat Islam. Gambar yang dibagikan Saudi Press Agency menunjukkan benda besar berwarna hitam berbentuk rudal yang jatuh di wilayah Saudi.

Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Mohamed Albudaiwi mengecam serangan itu sebagai “keji” dan menunjukkan “pengabaian terang-terangan terhadap nyawa dan keamanan warga sipil.”

Houthi membantah menargetkan Mekkah dan Madinah dan menyebutnya “kebohongan besar”. Menurut mereka, target mereka adalah tiga bandara Saudi, infrastruktur minyak, dan pangkalan udara.

Bandara Internasional Riyadh yang sempat tutup dua pekan akibat serangan Houthi mengumumkan penerbangan akan kembali dibuka Minggu, namun juru bicara militer Houthi Yahya Saree memperingatkan di X bahwa bandara masih “tidak aman” dan tetap menjadi “target militer”.

Pertempuran intens terus terjadi di garis depan. Juru bicara tentara Yaman Kolonel Majed Abdullah al-Nazili menyebut pasukan pemerintah melakukan lebih dari 700 operasi penargetan dalam 24 jam terakhir, “menetralisir” 300 pejuang Houthi.

Houthi melancarkan serangan di front barat, timur, dan selatan Taiz, berusaha menerobos untuk merebut kota Taiz. Pasukan pemerintah yang didukung Popular Resistance berhasil menahan serangan dari front timur.

Houthi diketahui terus menargetkan infrastruktur energi dan bandara di Arab Saudi sejak gencatan senjata rapuh yang disepakati pada 2022 runtuh pada Juli lalu.

 

Sumber: Al Jazeera – 24 Oktober 2026

 

Pasang Iklan di Infozone - 5000+ pembaca

👆 Klik untuk Pasang Iklan - Mulai 5.000+ / hari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *