Infozone, Jakarta | Beredar di Facebook sebuah unggahan video dengan narasi yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa janji kampanyenya pada Pemilihan Presiden 2024 merupakan kebohongan.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak benar.
Mengutip verifikasi dari http://kompas.com, Selasa (12/5/2026), video itu tidak memuat pernyataan utuh dan tidak ditempatkan dalam konteks yang tepat.
Faktanya, video tersebut merupakan peristiwa 21 November 2018. Saat itu Presiden Prabowo menyatakan tidak ingin membohongi rakyat dengan mengumbar janji politik. Ia juga membantah pernah menjanjikan kenaikan gaji guru hingga Rp20 juta jika terpilih dalam Pilpres 2019.
Hingga kini tidak ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo yang mengakui membohongi rakyat terkait janji kampanye Pilpres 2024.
Masyarakat diimbau lebih berhati-hati terhadap konten yang disebar tanpa konteks lengkap dan merujuk pada sumber resmi untuk menghindari penyebaran hoaks.
Sumber: http://Tribratanews.polri.go.id / http://kompas.com









