Infozone, Jakarta | Beredar di Facebook unggahan yang mengeklaim Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyebut guru honorer sebagai “sampah negara”.
Setelah ditelusuri Tim Cek Fakta InfoZone, klaim tersebut hoaks. Tidak ditemukan pernyataan Megawati yang menyinggung guru honorer dengan diksi tersebut.
Hasil Penelusuran Fakta:
1. Foto Hasil Editan, Konteks Asli Bukan Soal Guru
Foto Megawati yang dipakai dalam unggahan hoaks itu adalah momen penganugerahan gelar Doktor Kehormatan dari Fakultas Hukum Princess Nourah bint Abdulrahman University di Riyadh, Arab Saudi, pada 9 Februari 2026.
Gambar asli diunggah akun Instagram resmi Puan Maharani, @puanmaharaniri. Tidak ada kaitannya dengan pernyataan soal guru honorer.
2. Pernah Sebut “Presiden Sampah”, Tapi Konteksnya Beda
Megawati memang pernah melontarkan kata “sampah”, namun konteksnya berbeda total.
Dalam HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Januari 2025, Megawati menyebut dirinya sebagai “presiden sampah” saat menyinggung beban tugas menyelesaikan lima konflik di Indonesia, termasuk konflik di Kalimantan Barat.
Tidak ada satu pun kalimat yang menyebut guru honorer sebagai sampah.
3. Tidak Ada Jejak Digital Pernyataan Tersebut
Pencarian di arsip berita, pidato resmi, dan akun media sosial resmi Megawati maupun PDIP tidak menemukan jejak pernyataan “guru honorer adalah sampah negara”.
Klaim itu hanya beredar di postingan Facebook tanpa sumber kredibel, tanggal, dan lokasi kejadian.
Kesimpulan: Hoaks
Klaim Megawati Soekarnoputri menyebut guru honorer sebagai “sampah negara” adalah tidak benar. Foto yang digunakan hasil suntingan dan konteks pernyataannya dipelintir.
Imbauan:
InfoZone mengimbau masyarakat bijak bermedia sosial. Saring sebelum sharing. Cek fakta melalui situs resmi seperti http://kominfo.go.id, http://turnbackhoax.id, atau media arus utama sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi.
Tim Cek Fakta InfoZone
Sumber: Komdigi, http://Tirto.id, http://Kompas.com, Instagram @puanmaharaniri*
—









