Infozone, Washington D.C. | Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut gencatan senjata antara AS dan Iran selama sebulan terakhir berada dalam kondisi “sangat kritis” atau massive life support.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan di Ruang Oval, Senin, 11 Mei 2026 waktu setempat.
Meski menegaskan gencatan senjata masih berlaku, Trump menilai kesepakatan itu kini “sangat lemah”.
“Saya akan katakan gencatan senjata ini dalam kondisi sangat kritis,” ujar Trump, dikutip dari keterangan Gedung Putih, Senin, 11 Mei 2026.
Trump mengungkapkan, baik Iran maupun AS masih saling melepaskan tembakan di wilayah Selat Hormuz sejak gencatan senjata disepakati sebulan lalu.
Insiden tersebut yang membuat Trump pesimistis dengan masa depan gencatan senjata. Namun ia belum merinci langkah selanjutnya yang akan diambil Washington.
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran vital yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Kawasan itu kerap menjadi titik panas ketegangan AS-Iran.
Gencatan senjata AS-Iran dicapai sebulan lalu setelah eskalasi militer di Timur Tengah. Kesepakatan itu bertujuan meredakan ketegangan dan membuka ruang diplomasi.
Namun dalam beberapa pekan terakhir, laporan insiden tembak-menembak antara kapal kedua negara di Selat Hormuz kembali mencuat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Teheran menanggapi ucapan Trump. Kementerian Luar Negeri Iran juga belum memberi komentar.
Reporter: Michael Williams
Editor: Redaksi InfoZone
Sumber: Pernyataan Gedung Putih, Reuters









