JAKARTA, INFOZONE – Viral di media sosial unggahan yang mengeklaim Kementerian Kesehatan RI mengungkap pola kematian masyarakat Indonesia yang dikaitkan dengan vaksinasi massal Covid-19.
Klaim tersebut menyebut vaksinasi Covid-19 merupakan upaya untuk mengeliminasi generasi X dan milenial awal serta akan menyebabkan dampak kematian pada milenial akhir, generasi Z, dan generasi Alpha pada tahun-tahun tertentu.
Namun faktanya, klaim tersebut adalah HOAKS.
Melansir http://Tribratanews.polri.go.id dari http://tirto.id, Jumat (25/9/2026), pergeseran pola kematian masyarakat Indonesia disebabkan oleh vaksinasi Covid-19 tidak terbukti.
Pernyataan Kementerian Kesehatan mengenai pergeseran pola kematian memang benar adanya, tetapi sumber aslinya tidak mengaitkannya dengan vaksin Covid-19 maupun Covid-19.
Pergeseran tersebut dijelaskan dalam konteks menurunnya angka kematian bayi, perubahan struktur usia penduduk, meningkatnya populasi lansia, serta dominannya penyakit tidak menular seperti stroke, penyakit jantung, dan diabetes sebagai penyebab kematian.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Divisi Humas Polri melalui kanal Ini Faktanya menegaskan narasi depopulasi vaksin Covid-19 adalah informasi menyesatkan yang berpotensi menimbulkan keresahan.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan selalu melakukan cek fakta melalui sumber resmi seperti Kemenkes RI, Komdigi, dan http://Tribratanews.polri.go.id.
SUMBER:
http://Tribratanews.polri.go.id – Tribrata News Div Humas Polri – Jakarta, Minggu 27 September 2026 22:00 WIB – kategori Ini Faktanya – (sy/hn/rs)








