JAKARTA, INFOZONE – Beredar informasi di media sosial berupa poster yang menyebut air hujan berbahaya akibat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Informasi tersebut membuat resah masyarakat, terutama yang biasa menampung air hujan.
[CEK FAKTA] Klaim Tersebut Tidak Benar
Berdasarkan penelusuran, klaim “air hujan berbahaya akibat OMC” adalah HOAKS.
Dilansir dari Instagram resmi BMKG Kalimantan Barat @bmkg_kalbar, pihaknya menegaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca menggunakan bahan yang aman dan telah melalui berbagai kajian ilmiah.
BMKG memastikan OMC tidak menyebabkan pencemaran pada air hujan.
Lalu Apa Penyebab Air Hujan Perlu Diwaspadai?
BMKG menjelaskan kualitas air hujan saat ini yang perlu diwaspadai bukan karena OMC.
Penyebab utamanya adalah partikel asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terbawa di atmosfer. Partikel ini bisa bercampur dengan air hujan sehingga kualitasnya menurun.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan air hujan, BMKG menyarankan:
1. Endapkan terlebih dahulu air hujan yang ditampung
2. Saring sebelum digunakan untuk keperluan sehari-hari
3. Jangan langsung diminum tanpa proses pengolahan
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu cek kebenaran di kanal resmi BMKG.
Sumber : Komdigi go id | Instagram @bmkg_kalbar | 06 September 2026








