Sampaikan Sarasehan Aparat Desa Se-Kecamatan Bantan Bengkalis; Dr Elviriadi; Kalian Pemimpin, Hadirkan Kreatifitas Sejarah

Pekanbaru, Infozone – Safari Ekologis pakar lingkungan Dr Elviriadi kemarin tiba di Bengkalis. Setelah melakukan kegiatan observasi kasus lingkungan di Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis, lanjut ke Kecamatan Bantan.

Di kecamatan Bantan, putra Selatpanjang yang kerap wara wiri ke kampung kampung itu bertemu dengan aparat desa se Kecamatan Bantan. Kegiatan sarasehan bertema : Buka Lahan Tanpa Bakar bakar, Berkebun dengan Konsep Kearifan Melayu menjadi ajang diskusi yang penuh kejutan.

Bacaan Lainnya

Dalam Sambutannya, Camat Bantan Aulia, S.Ip menceritakannya kondisi dan potensi Kecamatan di tepi laut Pulau Bengkalis tersebut.

Dr Elviriadi sang tokoh masyarakat Riau membuat Peserta Utusan Desa Desa Terpukau. “Hidup harus punya prinsip. Jadilah pribadi yang mengabdi , mencintai tugas tugas kemanusiaan, dan membawa Masyarakat pada perubahan, ” ucapnya dengan suara bergetar.

Tuan tuan, sambung Dr Elviriadi adalah pemimpin. Ajak pada yang makruf, cegah masyarakat yang anda pimpin dari kemungkaran. Itu lah orang yang beruntung, ” imbuh alumni UKM Malaysia.

Elviriadi yang juga dikenal sebagai mubaligh IKMI Pekanbaru itu meminta peserta saresehan bergerak ke arah kemajuan.

“Jadikan Kampung, desa yang kalian pegang amanah ini, sebagai sarana meraih kreatifitas terbaik. Goreslah tinta sejarah diri , tinggalkan legacy pada generasi. Lihat lah 2 kondisi kades di Kabupaten Kampar. Satu kades Tarai Bangun jadi tersangka mafia tanah, 1 lagi kades Petapahan jadi desa terbaik se Riau. Tak ada satu sampahpun terlihat. Ikan ikan besar mujair, nila, berkirau di dalam parit parit umum tanpa gangguan. Air parit jernih mengalir, rakyat nya riang gembira. Masuklah ke gerbang orang besar , dunia para pejuang, mujahid dan pengendali perubahan, ” tutup peneliti gambut yang ikhlas gundul permanen demi hutan Meskom.***”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *