Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT

 

InfoZone,-Lewoleba |Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., 30 April 2026  mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, serta Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, Supomo, pada Kamis (30/4/2026). Pertemuan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting.

Turut hadir dalam rapat itu Tenaga Ahli Menteri Bidang Perencanaan dan Pengembangan Rekayasa Sosial, Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, jajaran perangkat daerah Provinsi NTT, Wali Kota Kupang, para bupati se-NTT, serta insan pers.

Agenda utama rapat membahas persiapan pelaksanaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 serta percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hari Lanjut Usia Nasional diperingati setiap tanggal 29 Mei, dan pada tahun 2026 puncak perayaannya direncanakan berlangsung di Provinsi NTT. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Supomo, menegaskan bahwa Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, telah menetapkan NTT sebagai lokasi penyelenggaraan HLUN 2026.

“Penetapan NTT sebagai tuan rumah HLUN 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan pelayanan kepada para lanjut usia. Kementerian Sosial juga akan menghadirkan berbagai program dan kegiatan untuk menyemarakkan peringatan ini,” ujar Supomo.

Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan yang direncanakan meliputi operasi katarak, pemberian bantuan aksesibilitas seperti kursi roda, alat bantu dengar dan kacamata, pemeriksaan kesehatan fisik maupun mental, layanan fisioterapi, donor darah, pemberdayaan lansia, bantuan bagi eks penderita kusta, bantuan kewirausahaan, program duta lansia, bantuan bagi korban TPPO, bantuan untuk ODHA, hingga pelunasan biaya pendidikan bagi anak yatim piatu yang diasuh oleh kakek atau neneknya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan akan difokuskan dalam bentuk pelayanan langsung, bukan bantuan tunai.

Selain itu, Supomo juga menyoroti pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah kabupaten/kota di NTT. Ia berharap seluruh pemerintah daerah segera melengkapi persyaratan administrasi dan teknis agar proses pembangunan dapat segera direalisasikan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas kepercayaan yang diberikan kepada NTT sebagai tuan rumah HLUN 2026.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan ini. Pemerintah Provinsi NTT siap menyukseskan pelaksanaan Hari Lanjut Usia Nasional tahun 2026,” ujarnya.

Gubernur juga meminta seluruh pihak terkait, khususnya Komda Lansia dan Dinas Sosial di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk bekerja serius mengawal seluruh program yang telah direncanakan.

Ia menegaskan bahwa momentum HLUN harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para lansia di NTT, sekaligus menunjukkan kesiapan daerah sebagai tuan rumah yang baik.

Terkait program Sekolah Rakyat, Gubernur Melki menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah strategis pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Sekolah Rakyat menjadi upaya penting dalam membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas dan merata, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTT,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Rossy Maria Hedwina, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan HLUN 2026 melalui koordinasi intensif bersama Dinas Sosial kabupaten/kota se-NTT agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan optimal.

Ritha Senak, SE InfoZone melaporkan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *