Bupati Kanis Turun ke Pasar Pada, Pedagang Curhat: Ayam Sakit, Pakan Mahal, Ayam Dicuri Malam Hari!

InfoZone, LEWOLEBA – Lembata | Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq turun langsung ke Pasar Pada, Lewoleba, Rabu 4 November 2026, mendengar curhatan mama-mama pedagang ayam kampung soal ayam sakit, pakan mahal, hingga ayam dicuri malam hari.

Curhatan itu disampaikan langsung kepada Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, saat turun langsung menemui pedagang unggas dan memeriksa kondisi pasar pada beberapa titik, Rabu,4 November 2026.

Bacaan Lainnya

Bupati Kanis tidak datang sendiri. Ia didampingi Plt. Kadis Pertanian Ade Hasan Yusuf, Plt. Kadis Sosial P2KB Paulus Maran, Sekretaris Dinas Koperindag Antonius Buga Lianurat, Kabag Protokol Fransiskus Paji Da Silva, sejumlah Kabid pada Dinas Koperindag, serta dokter hewan Yeni Sogen bersama tim Poskeswan.

BUPATI TEMUKAN AYAM BERGEJALA SAKIT!

Dalam peninjauan itu, Bupati menemukan sejumlah ayam menunjukkan gejala sakit. Tanpa menunggu lama, Bupati langsung memberikan vitamin dan pakan pada ayam sekaligus memerintah petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan rutin setiap bulan.

Pedagang juga diminta menjaga kebersihan tempat penjualan untuk mencegah penyebaran penyakit.

MAMA-MAMA KEDANG CURHAT BLAK-BLAKAN!

Momen kunjungan ini juga dipakai mama-mama yang kebanyakan berasal dari Kedang untuk berdialog bersama Bupati.

Mereka mengeluhkan:

-Keterbatasan pakan dan obat-obatan
-Belum adanya kandang karantina
-Belum ada fasilitas tempat makan dan minum unggas yang layak
-Akses kamar mandi belum memadai
-Jalan masuk untuk bongkar muat belum ada
-Ayam kadang dicuri pada malam hari!

Keluhan terakhir ini yang paling membuat mama-mama resah. Sudah susah pelihara ayam, malam hari dicuri orang!

BUPATI KANIS LANGSUNG PERINTAH OPD TEKNIS!

Menanggapi unek-unek tersebut, Bupati Kanis Tuaq meminta OPD teknis segera menindaklanjuti kebutuhan tersebut. Ia menginstruksikan Dinas Koperindag untuk:

-Membuka akses kamar mandi di sisi timur pasar
-Mengupayakan jalan masuk untuk bongkar muat

Adapun permintaan pengamanan malam untuk mengantisipasi aksi pencurian, masih akan dikaji lebih jauh. Ia juga mendorong pedagang membentuk kelompok usaha agar lebih mudah memperoleh bantuan pemerintah.

“Pemerintah akan mengintervensi pengadaan tempat makan dan tempat minum yang lebih baik,” kata Bupati Kanis.

DOKTER HEWAN INGATKAN: JANGAN JUAL AYAM 7 HARI SETELAH DIOBATI

Dokter hewan Yeni Sogen mengingatkan hal penting yang sering dilupakan pedagang:

Ayam yang telah mendapat pengobatan vitamin atau antibiotik tidak boleh dijual atau dikonsumsi selama tujuh hari masa henti obat (withdrawal time).

Ketentuan ini diperlukan untuk memastikan daging aman dikonsumsi masyarakat.

PEDAGANG APRESIASI, TAPI MINTA BUKTI BUKAN JANJI!

Salah seorang pedagang, Ande Wutun, mengapresiasi kunjungan Bupati.

Namun, ia berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada peninjauan saja, melainkan diwujudkan melalui bantuan obat-obatan dan pakan ternak yang benar-benar dibutuhkan pedagang.

“Jangan hanya datang lihat-lihat saja Bapa Bupati. Kami butuh obat dan pakan,” harap Ande Wutun.

Kini mama-mama Pasar Pada menunggu bukti nyata. Apakah janji buka kamar mandi, jalan bongkar muat, dan bantuan tempat makan-minum unggas akan segera terealisasi? Atau hanya berhenti di kunjungan?

Publik Lembata menunggu tindak lanjut OPD teknis.

 

Pasang Iklan di Infozone - 5000+ pembaca

👆 Klik untuk Pasang Iklan - Mulai 5.000+ / hari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *