Kapolresta Pekanbaru: Setiap 1-2 Hari Satu Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap, Satgas Harus Garda Terdepan Pencegahan

PEKANBARU, INFOZONE – Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., M.H. nyatakan peredaran narkoba di Pekanbaru masih ancaman serius. Setiap 1-2 hari sekali aparat berhasil mengamankan 1 tersangka narkoba.

Pernyataan itu disampaikan Kapolresta saat Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Kota Pekanbaru Tahun 2026 di Lapangan Apel Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Jumat 12 Juni 2026.

Apel dihadiri Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M., Kapolresta Pekanbaru, Kepala BNN Kota Pekanbaru Kombes Pol Dr. Wawan Setiawan, S.H., M.H., TNI, dan unsur Forkopimda.

Dalam amanatnya, Kapolresta Kombes Muharman Arta beberkan data semester 1 sampai 11 Juni 2026.

“Berdasarkan data penanganan kasus yang ada, hampir setiap satu hingga dua hari sekali aparat berhasil mengamankan satu orang tersangka tindak pidana narkoba, pada semester 1 sampai tanggal 11 juni Polresta Pekanbaru telah ungkap 74 kasus penyalah gunaan Narkoba dengan jumlah tersangka 118 orang: Lk 107 orang, Pr 11 Orang, Anak 4 Orang, untuk yang dilakukan Rehab ilitasi 43 orang, dan 75 Pelaku terlibat Jaringan, dengan jumlah barang bukti: Sabu 747,416 gr, Ganja 53,73 gram, Pil etc dan happy five 1.685 butir, Catridge Vape/Rokok Elektrik: 27 pcs, atas pengungkapan tersebut Polresta Pekanbaru menyelamatkan uang masyarakat calon sasaran dengan nilau jual Rp 1.159.890.600,- dan Menyelamatkan kurang lebih 10.418 jiwa.

Fakta ini menunjukkan bahwa peredaran narkotika masih terjadi dan memerlukan perhatian serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah dan memberantasnya,” ujar Kapolresta.

Kapolresta tegas upaya pemberantasan narkoba nggak bisa dibebankan ke polisi saja. Dibutuhkan sinergi Pemko, TNI, BNN, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan, hingga RT/RW.

“Satgas Anti Narkoba harus menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan. Jika masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi terhadap bahaya narkoba, maka ruang gerak para pelaku akan semakin sempit,” tambahnya.

Kapolresta berharap Satgas Anti Narkoba Kota Pekanbaru jadi motor penggerak membangun kesadaran masyarakat lewat edukasi, sosialisasi, dan deteksi dini di lingkungan masing-masing.

Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho sampaikan dukungan penuh terhadap pembentukan dan penguatan Satgas Anti Narkoba. Ini langkah nyata wujudkan Pekanbaru aman, sehat, bebas narkotika.

Melalui apel kesiapan ini, seluruh unsur Satgas Anti Narkoba Kota Pekanbaru berkomitmen tingkatkan koordinasi, kolaborasi, dan langkah strategis cegah serta berantas peredaran gelap narkotika di Pekanbaru.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

 

Sumber : Humas Polresta Pekanbaru

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *