InfoZone,Larantuka,- Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur Robert Kreta S.Pd dalam agenda reses rutin di Pulau Adonara ada lima titik yang dituju.
Kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur Robert Kreta tersebut, selalu mengedukasi kepada masyarakat, dengan seruan damai.
Jangan ada konflik, kita sebagai anak Lewotana selalu cinta damai,”Urainya dalam reses tersebut.
Langkah taktis dan simpatik terus mengajak masyarakat tetap menjaga kedamaian, dan mendukung berbagai program serta upaya Pemerintah Kabupaten Flores Timur dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat.
Saat reses yang dilakukan Anggota DPRD Flotim Fraksi PDI Perjuangan, Robertus Rebon Kreta, S.Pd dalam Reses 5 (lima) titik di daerah pemilihannya, salah satu Kecamatan Adonara Timur, yaitu Desa Tuawolo, Kampung Tobi Kelurahan Lamatwelu, Desa Puhu, Karinglamalouk dan Desa Lewobunga sejak tanggal 9-11 April disambut dengan antusias.
Bahkan, mampu membangkitkan rasa optimisme masyarakat yang hadir, hingga penuh semangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari sore hingga larut malam.
Tambah Roby, “Saya mengajak mereka untuk terus menjaga situasi damai dan tetap mendukung penuh berbagai program kegiatan pemerintah daerah Flores Timur.
Walaupun ditengah banyaknya problem dan beban pembangunan yang tengah dihadapi pemerintah kabupaten Flores Timur, mulai dari keterbatasan anggaran, ancaman bencana alam yang terus terjadi baik itu erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki hingga gempa bumi serta bencana konflik sosial antar warga yang hingga kini belum ada titik terang penyelesaiannya.
Saya meminta kepada masyarakat untuk mari saling mendukung dan membantu warga yang sedang mengalami bencana,”Ujar Roby Kreta kepada awak media usai kegiatan Reses, Sabtu 11 April 2026.
la (Roby) juga menyampaikan dalam forum Reses yang sengaja dikemas berbeda dan penuh kekeluargaan untuk menghadirkan lebih banyak orang tersebut. Dirinya juga meminta warga di daerah pemilihannya untuk selalu menjaga kekompakan dan solidaritas serta semangat gotong royong untuk membangun desa.
Lanjutnya lagi, “Tidak usah terpengaruh dengan berbagai informasi yang memprovokasi,karena itu akan memecah belah hubungan kekerabatan serta kekeluargaan, “Tegas Roby Kreta.
Hal yang baik sebaiknya kita mengisi waktu dengan sibuk bekerja membangun desa, memajukan kegiatan perekonomian yang produktif untuk perbaikan ekonomi ke depan, kita ini keluarga tetap semangat membangun Lewotana, “Terangnya.
Masih menurut Roby, Apalagi ditengah situasi Flotim yang terus dilanda bencana alam maupun bencana sosial
Disamping keterbatasan anggaran pembangunan yang terus menghantui pemerintah daerah, Saya mau sampaikan kepada masyarakat agar tetap memberikan kontrol terhadap berbagai program kegiatan pemerintah supaya bisa berjalan dengan baik.
Sambil memberikan dukungan bagi pemerintah daerah dalam menangani korban bencana alam erupsi Gunung Lewotobi, gempa bumi dan juga konflik sosial agar cepat pulih,”katanya lagi.
Roby juga mengakui, pihaknya dalam reses kali ini lebih banyak mengajak warga agar bisa memahami berbagai kendala keterbatasan anggaran yang sedang dihadapi pemerintah daerah, akibat efisiensi ketat anggaran oleh pemerintah pusat guna membiayai program makan bergizi gratis.
“Saya senang karena masyarakat antusias, saya berharap sambil memberikan dukungan kepada saya dan juga Pemerintah, maka perjuangan akan berhasil untuk Flores Timur secara utuh, berbagai agenda pembangunan di wilayah Adonara Timur dan sekitarnya termasuk bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan,”Tegas Politisi PDI Perjuangan yang 5 periode menjadi Anggota DPRD Flotim.
Lebih jauh, Politisi senior yang berlatar belakang guru ini juga menjelaskan, resesnya kali ini dihadiri berbagai kalangan, termasuk kepala desa, lurah, tokoh agama, para guru, kaum perempuan, petani, anak muda yang berkolaborasi mempunyai komitmen bersama untuk saling membuka ruang dialog kedepannya, termasuk regenerasi kepemimpinan politik di lembaga legislatif Flotim di tahun 2029, pasca dirinya pensiun alias tak lagi maju di DPRD Flotim.
Memang masih banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan, termasuk urusan infrastruktur jalan antar desa yang butuh perhatian, namun, Saya sampaikan nanti dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur,”tutupnya.
Rita Senak,S.E. InfoZone melaporkan









