SEOUL, INFOZONE – Silva dari GS Caltex akan mengukir sejarah baru di V-League Korea 2026-2027. Ia menjadi pemain asing pertama yang bermain 4 musim berturut-turut di satu klub V-League.
Hal itu disampaikan Silva saat pemusatan latihan di Hitachinaka, Ibaraki, Jepang bersama GS Caltex.
“Saya sangat bangga. Saya ingin dikenang sebagai pemain yang tidak pernah menyerah dan selalu berjuang sampai akhir,” kata Silva, Sabtu (12/9/2026).
Musim lalu Silva benar-benar jadi motor GS Caltex. Ia membawa tim juara V-League dan menyapu bersih penghargaan MVP Liga Reguler dan MVP Final.
Bahkan di playoff musim semi, ia melepas 200 serangan dengan tingkat keberhasilan 50,63% dan mengantar GS Caltex juara tanpa sekalipun kalah.
Tahun depan Silva akan berusia 36 tahun. Ia sadar tenaganya tidak seperti dulu.
“Jika suatu saat saya harus duduk di bangku cadangan karena tidak bisa menunjukkan tenaga seperti dulu, maka saat itulah saya harus mundur. Saya ingin mengakhiri karier dengan energi dan kekuatan seperti sekarang,” ujarnya.
Musim ini GS Caltex kedatangan amunisi baru Tanacha Suksod dari Thailand. Ia adalah lawan Silva di final musim lalu saat masih di Korea Expressway.
“Tanacha bagus dalam bertahan dan serangannya tajam. Chemistry kami cocok. Saya rasa fans akan suka melihat permainan seru dari kami,” kata Silva.
Kehadiran Tanacha diharapkan bisa mengurangi beban serangan Silva. Selama 3 musim terakhir Silva selalu cetak 1000+ poin dan jadi tumpuan utama GS Caltex.
“Mencetak 1000 poin bukan situasi ideal untuk tim. Tapi saya bangga karena itu hasil dari fisik dan mental yang kuat selama satu musim,” tegasnya.
Pelatih Lee Young-taek menilai efisiensi Silva yang mencapai 50% adalah kunci kemenangan.
GS Caltex sendiri optimis bisa juara lagi musim 2026-2027.
Sumber: MyDaily








