Infozone, Jakarta | Badan Gizi Nasional (BGN) bakal membuka akses publik terhadap dasbor aplikasi “Reviu Menu MBG” mulai Juni 2026. Langkah ini diambil untuk meningkatkan transparansi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menjelaskan, melalui dasbor tersebut masyarakat bisa memantau langsung kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Mulai dari ketepatan waktu distribusi makanan, aroma, rasa, hingga variasi menu yang diterima penerima manfaat.
“Sekarang dashboard masih dicek internal. Insyaallah dua minggu ke depan masyarakat bisa melihat persentase keterlambatan pengantaran makanan, persentase aroma baik atau busuk yang dilaporkan di aplikasi,” ujar Sony, Selasa (26/5/2026).
Aplikasi “Reviu MBG” berfungsi sebagai instrumen evaluasi langsung di lapangan. Penilaian dilakukan oleh person in charge (PIC) di sekolah, pondok pesantren, dan posyandu, seperti guru, ustadz, dan kepala posyandu yang ditunjuk.
Ada empat parameter utama yang dinilai setiap hari: ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa makanan, dan variasi menu dibanding hari sebelumnya.
“Jadi guru bisa melaporkan misalnya hari ini menu telur rebus bumbu balado, besok telur bumbu rendang. Kalau terus berubah-ubah, itu tanda menu dari SPPG tidak variatif. Ini jadi bahan evaluasi BGN,” jelas Sony.
Hasil penilaian nantinya menjadi key performance indicator (KPI) bagi masing-masing SPPG. Kepala SPPG juga diwajibkan mengarahkan guru dan kepala posyandu agar proses penilaian berjalan seragam.
BGN berharap keterbukaan data ini memperkuat pengawasan publik sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan MBG di seluruh daerah.
Sumber: http://Tribratanews.polri.go.id









