Daejeon, INFOZONE || Duel sarat cerita antara Mega dan Zhong Hui akhirnya tersaji di kandang Jeonggwanjang. Mega yang kini berseragam Hyundai Construction kembali ke kandang mantan timnya setelah 580 hari, dan langsung disambut duel panas melawan Asia Quota baru Jeonggwanjang, Zhong Hui.
Di awal set pertama, Mega langsung unjuk gigi lewat servis ace kerasnya dan sempat membuat kubu Jeonggwanjang kewalahan. Bahkan mantan rekan setimnya, Yeom Hye-seon, harus berusaha keras dengan dig menggunakan kaki untuk menahan serangan Mega, namun tetap tak cukup.
Memasuki set kedua, Mega masih terus melesat. Namun laju itu dihentikan oleh Zhong Hui.
Komentator pertandingan bahkan menyebut, “Seolah Zhong Hui berkata, ‘Asia Quota terbaik Jeonggwanjang sepanjang sejarah bukan Mega, tapi saya!’”
Zhong Hui tampil luar biasa. Ia tidak hanya menghentikan serangan Mega lewat blocking yang kokoh, tetapi di set keempat saat Mega sudah ditarik keluar, ia juga melepaskan spike keras yang kekuatannya disejajarkan dengan pemain asing Hyundai Construction, Jordan, sambil meluapkan selebrasi penuh emosi.
Tanpa Bukilic, Zhong Hui sendirian mencetak 20 poin. Ditambah semangat para pemain muda Jeonggwanjang, tim tuan rumah akhirnya merebut tiga set beruntun dan meraih kemenangan comeback yang dramatis.
Sebaliknya, Hyundai Construction harus menelan kekalahan kedua beruntun dan mengawali musim dengan start yang tidak stabil.
Araujo Triple Crown, Woori Card Pimpin Klasemen
Di pertandingan lainnya, Araujo mencetak sejarah. Di set keempat, ia sukses mencatatkan servis ace ketiganya dan menjadi pemain pertama musim ini yang meraih Triple Crown.
Dengan 3 blocking dan 8 serangan belakang, Araujo total mencetak 30 poin. Berkat penampilan gemilangnya, Woori Card yang dilatih Park Cheol-woo meraih kemenangan kedua beruntun dan melesat ke puncak klasemen sementara sendirian.
Sumber: KBS News / Kim Hwa-young







