BENGKALIS, INFOZONE – Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu 2 September 2026.
Sebanyak 12 hektare atau 92,31 persen dari total 13 hektare lahan terdampak telah berhasil dipadamkan. Kini penanganan difokuskan pada sekitar 1 hektare area yang masih memerlukan pemadaman dan pendinginan secara intensif.
Di lapangan, tim masih menyisir titik-titik asap yang bertahan di kawasan tanah gambut dan hutan Giam Siak Kecil (GSK). Kondisi gambut yang menyimpan bara menjadi tantangan utama agar api tidak kembali muncul.
Upaya tersebut melibatkan unsur Koramil 03/Mandau, Polsek Pinggir, Masyarakat Peduli Api (MPA), BBKSDA, BPBD, Regu Pemadam Kebakaran (RPK), serta masyarakat.
Tim mengoperasikan 4 unit mini striker, 16 rol selang dan didukung 1 helikopter water bombing untuk memperkuat penanganan dari udara.
Medan gambut ditambah cuaca panas dan arah angin yang berubah-ubah membuat petugas harus terus mengawasi perkembangan di setiap titik. Lokasi karhutla yang berjarak sekitar 80 kilometer dari Koramil 03/Mandau juga membutuhkan pengaturan dukungan lapangan secara efektif.
“Meski sebagian besar area terdampak telah berhasil ditangani, tim gabungan belum menghentikan operasi. Titik api dan asap yang masih ditemukan menjadi sasaran utama pendinginan hingga kondisi benar-benar terkendali,” demikian keterangan dari lapangan.
Sementara itu, penyebab kebakaran maupun kepemilikan lahan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kodim 0303/Bengkalis bersama unsur terkait terus memperkuat koordinasi dan pemantauan untuk memastikan penanganan berlangsung tuntas serta mencegah api kembali meluas. A-R








