Gempa Venezuela Tewaskan 1.430 Orang, 51.000 Lebih Masih Hilang

Masa kritis 72 jam hampir habis, warga gali reruntuhan dengan tangan kosong

La Guaira, Infozone – Dua gempa kuat bermagnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) menewaskan 1.430 orang. Lebih dari 51.000 orang masih dilaporkan hilang, saat masa kritis 72 jam untuk menemukan korban hidup hampir berakhir.

Pusat kerusakan terparah terjadi di wilayah pesisir La Guaira, dekat Caracas.

Warga terjun cari korban, tim negara minim

Dengan terbatasnya tim penyelamat pemerintah, warga di area terparah menggali reruntuhan dengan tangan. Lembaga kemanusiaan memperingatkan jendela bertahan hidup korban terkubur kian menipis.

Sejak Jumat malam, otoritas membatasi akses ke La Guaira. Warga wajib mengantongi izin, tapi detailnya belum jelas.

 “Each person saved is a miracle,” kata *Jorge Rodriguez*, Presiden Majelis Nasional Venezuela. “We are not going to hide absolutely anything about the magnitude of this tragedy.”

Kerusakan ditaksir Rp76-Rp141 triliun

UNDP memperkirakan kerusakan fisik langsung akibat gempa mencapai $4,7 miliar hingga $8,7 miliar, atau sekitar Rp76 triliun – Rp141 triliun.

Jumlah korban luka tembus 3.300 orang. Tim gabungan baru menyelamatkan 243 orang hingga Jumat siang. IOM menyebut hingga 6,76 juta orang terdampak, termasuk 2 juta di Caracas.

Kerusakan diperparah gempa susulan dangkal yang terus terjadi.

Bantuan internasional mulai masuk

Pemerintah Venezuela menyebut 1.600 personel tim penyelamat asing sudah tiba. AS juga memperbaiki landasan pacu Bandara Simon Bolivar agar bantuan bisa masuk lebih cepat.

“Venezuela was already in a situation of humanitarian need… Even though international rescue teams are coming, there’s still a significant gap,” kata Nicole Kast, Direktur International Rescue Committee Venezuela.

Kini harapan menemukan korban hidup disebut “hampir nol” oleh petugas lapangan. Konektivitas internet dan seluler di La Guaira lumpuh, membuat keluarga sulit melacak kerabat.

Sumber: Al Jazeera & AP, 27 Juni 2026

Red: Infozone

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *