Gaza Terus Diserang: 1.100+ Tewas Sejak “Gencatan Senjata” Oktober

GAZA, Infozone – Setidaknya 5 warga Palestina tewas dalam serangkaian serangan di seluruh Jalur Gaza pada Kamis (16/7/2026), di tengah berlanjutnya pelanggaran terhadap kesepakatan “gencatan senjata” yang ditandatangani pada Oktober lalu.

Pejabat kesehatan Palestina melaporkan adanya serangan udara dan artileri di beberapa titik di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan Al Jazeera dan Reuters :

  1. 2 orang tewas akibat serangan udara Israel di dekat lingkungan Tuffah, utara Kota Gaza.
  2. 1 orang tewas dan beberapa luka setelah tenda pengungsian di Gaza City bagian barat dibom.
  3. 1 orang tewas akibat tembakan tank Israel di Gaza City timur.
  4. 1 orang tewas di Khan Younis, Gaza selatan, saat sebuah mobil diserang.

Sejak Israel dan Hamas menandatangani perjanjian yang dimediasi AS untuk mengakhiri perang, sedikit kemajuan yang dicapai.

Serangan Israel dilaporkan terus berlanjut hampir setiap hari. Data menunjukkan lebih dari 1.100 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata dimulai. Krisis kemanusiaan juga belum berubah karena pembatasan bantuan yang masuk ke Gaza.

Jibril Khattab, yang kerabatnya tewas selama gencatan senjata, menyebut gencatan senjata sebagai “ilusi”.

“Seluruh rakyat Gaza belum hidup satu hari pun, satu momen pun dalam gencatan senjata. Gencatan senjata ini adalah ilusi,” kata Khattab kepada Reuters. “Tidak ada tempat di seluruh Gaza yang aman.”

Laporan juga menyoroti PM Israel Benjamin Netanyahu yang menghadapi pemilu 27 Oktober. Tidak ada pekerjaan rekonstruksi di Gaza yang dilakukan pemerintah koalisinya.
Diperkirakan rekonstruksi Gaza akan memakan waktu minimal 10 tahun dan biaya lebih dari $70 miliar.

Sumber: Al Jazeera, Reuters [16 Juli 2026]


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *