SEJARAH! Lula Kalahkan Anak Bolsonaro, Menang Pilpres Brasil 4 Periode di Usia 80 Tahun

Lula menang Pilpres Brasil 2026 kalahkan Flavio Bolsonaro/ Al Jazeera 

SAO PAULO, Infozone  – Lula menang Pilpres Brasil 2026 secara dramatis. Presiden Luiz Inacio Lula da Silva mengalahkan rival sayap kanan Flavio Bolsonaro di putaran kedua, Minggu (26/10/2026), meski kalah lebih dari 2 juta suara di putaran pertama.

Bacaan Lainnya

Kemenangan ini mengantar Lula yang berusia 80 tahun meraih masa jabatan keempat yang bersejarah. Ia menjadi kandidat pertama sejak demokrasi Brasil kembali 1985 yang menang di putaran kedua setelah finis kedua di putaran pertama.

Menurut hasil akhir Tribunal Superior Eleitoral, Lula meraih 51,79% atau 64,26 juta suara, sementara Bolsonaro 48,21% atau 59,83 juta suara. Di putaran pertama 4 Oktober lalu, Bolsonaro justru unggul 47,03% berbanding 45,16% milik Lula.

Partisipasi pemilih naik menjadi 80,8% dari 78,92% di putaran pertama.

“Saya hanya ingin bilang saya mencintai kalian. Besok perjuangan berlanjut. Tidak ada yang harus menyukai presiden terpilih, tapi dia harus memerintah untuk semua orang,” kata Lula di parade kemenangan di Sao Paulo.

Kemenangan Lula jadi pukulan bagi gerakan sayap kanan Amerika Latin yang didukung Presiden AS Donald Trump.

Bagaimana Lula membalikkan keadaan dalam 3 minggu?

Analis menyebut kebangkitan kampanye akar rumput dan mobilisasi anak muda lewat digital. Jurnalis Al Jazeera Monica Yanakiew menyebut anak muda Brasil spontan membentuk “pasukan Lula” online setelah kemenangan Bolsonaro di putaran pertama.

“Pasukan inilah yang turun ke jalan, jutaan orang di seluruh Brasil, anak muda yang memobilisasi diri dan memberi energi pada kampanye,” katanya.

Lula juga dinilai cerdas memanfaatkan kekuatan petahana, sementara Flavio Bolsonaro dinilai terlalu percaya diri dan arogan setelah putaran pertama.

“Di minggu pertama, dia sudah bersikap seperti presiden terpilih. Dia sudah menunjuk menteri. Jika ada yang tidak disukai orang Brasil adalah arogansi,” kata Prof Vinicius G Vieira dari Armando Alvares Penteado Foundation.

Flavio, putra mantan Presiden Jair Bolsonaro, menolak mengakui kekalahan dan minta hasil dibatalkan karena perpanjangan waktu pemungutan suara 2 jam oleh Hakim Mahkamah Agung Cristiano Zanin. Padahal kedua kubu sama-sama minta perpanjangan karena gangguan transportasi dan cuaca buruk.

Jair Bolsonaro sendiri kalah 2022, menolak hasil, didakwa merencanakan kudeta dan divonis 27 tahun penjara yang dijalani dengan tahanan rumah.

Meski menang, Lula hadapi tantangan berat. Partai Liberal Bolsonaro dan sekutunya kuasai lebih dari 280 dari 513 kursi DPR dan hingga 50 dari 81 kursi Senat. Utang publik Brasil juga sudah di atas 82% PDB.

Sumber: Al Jazeera

 

Pasang Iklan di Infozone - 5000+ pembaca

👆 Klik untuk Pasang Iklan - Mulai 5.000+ / hari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *