JAKARTA, INFOZONE – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026 masih on-track sesuai rencana APBN.
“Ini on track. Karena itu, sesuai dengan rencana APBN, dia on track,” kata Menkeu dalam Konpers APBN Kita, Jumat (18/09/2026).
Pasar SBN tetap solid di tengah ketidakpastian global berkat sinergi dengan BI. Yield spread SBN terhadap US Treasury 217 basis poin, lebih rendah dari Filipina, Brasil dan India, sehingga menarik investor asing.
Minat investor tinggi, bid to cover lelang SUN 1,88 kali dan SBSN 2,53 kali.
Pembiayaan investasi below the line Rp62,6 T disalurkan untuk pangan, perumahan, pendidikan dan infrastruktur melalui Bulog, LPDP, FLPP, LMAN, SMI dan BPDLH. FLPP realisasi Rp11 T untuk 139 ribu unit rumah, LPDP tambah dana abadi Rp15 T dengan 20.792 penerima beasiswa.
Sumber: Siaran Pers Kemenkeu








