NAGEKEO, INFOZONE – Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur bakal dikembangkan menjadi salah satu sentra pertanian baru di Pulau Flores.
Rencana pembukaan lahan pertanian seluas 8.000 hektare di kawasan Mbay ini mendapat dukungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Usulan tersebut disampaikan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus saat rapat penanganan pascagempa bumi NTT, Rabu (26/8/2026).
Presiden Prabowo menyambut baik usulan tersebut. Namun Kepala Negara menekankan ketersediaan air harus jadi perhatian utama agar lahan bisa dimanfaatkan optimal.
Pemerintah daerah menyebut Bendungan Lambo dengan kapasitas tampung sekitar 45 juta meter kubik bisa menjadi sumber air utama melalui jaringan irigasi.
Potensi pertanian Nagekeo sudah terlihat. Bahkan di tengah proses pemulihan pascagempa, aktivitas petani tetap berjalan. Seperti terlihat saat petani memanen jagung di Mbay, Kamis (27/8/2026).
Dari total 8.000 hektare lahan yang diusulkan, sebagian besar berada jauh dari pantai dan akan difokuskan untuk pertanian pangan.
Sementara sekitar 100 hektare lahan di kawasan pesisir diarahkan untuk budidaya ikan.
“Dengan dukungan air dari Bendungan Lambo, pengembangan pertanian dan perikanan ini diharapkan bisa memperkuat produksi pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Nagekeo,” tulis ANTARA FOTO/Johanes Viandinando.
Sumber: http://Indonesia.go.id
Editor : R S








