Akui Ada Oknum Mafia Tanah, DPR Minta ATR/BPN Sanksi Bikin Jera

Jakarta, Infozone – Anggota Komisi II DPR Fauzan Khalid mendorong Kementerian ATR/BPN terus membenahi layanan ke masyarakat agar kepercayaan publik meningkat.

“Benahi kalau ada yang kurang dan tindak tegas staf nakal yang merugikan masyarakat,” kata Fauzan dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Bacaan Lainnya

Legislator dapil NTB II Pulau Lombok itu ingin layanan ATR/BPN masuk lima besar nasional. “Kita evaluasi ke dalam dulu, tapi saya yakin dengan semangat Pak Menteri, pelayanan masyarakat akan lebih baik dan bisa masuk urutan lima besar,” ujar politisi Fraksi NasDem itu.

Fauzan menekankan setiap aduan terkait pelayanan harus segera direspons dan ditindaklanjuti. Langkah itu diyakini menaikkan kepercayaan masyarakat pada lembaga.

Ia tak menampik masih ada staf ATR/BPN “nakal” yang terlibat kasus mafia tanah dan merusak citra. Namun jumlahnya sedikit. “Jangan sampai nila setitik, rusak susu sebelanga. Karena tindakan satu orang yang kurang terpuji, merusak nama lembaga dan staf lain yang bekerja baik,” katanya.

Fauzan minta staf yang melanggar diberi sanksi tegas agar ada efek jera. Kontrol dan pengawasan ketat diperlukan supaya tak ada oknum merusak citra ATR/BPN.

“Layani masyarakat secara efisien, cepat, dan ramah,” pungkasnya.

 

Sumber: Parlementaria DPR RI, 6 Juli 2026

Foto: Munchen/Mahendra

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *