Iran Ancam Tindak Tegas Kapal di Selat Hormuz, Ketegangan AS-Iran Makin Meningkat

JAKARTA, INFOZONE – Ketegangan di Selat Hormuz memanas lagi. Komando militer Iran mengancam akan memberi `respons tegas` kepada kapal yang melintas di jalur tak disetujui, Kamis (2/7/2026).

Ancaman itu datang sehari setelah mediator Qatar menyebut negosiasi tidak langsung AS-Iran mencatat `kemajuan positif` menuju kesepakatan damai.

Bacaan Lainnya

Iran: Langgar Jalur = Bahaya

Markas Besar Khatam al-Anbiya menyampaikan peringatan lewat kantor berita Tasnim.

“Ketidakpatuhan jalur atau abaikan protokol navigasi Iran di Selat Hormuz akan direspons segera dan tegas oleh militer, serta membahayakan kapal,” bunyi pernyataan.

Iran tak sebut pemicu spesifik. Tapi peringatan muncul setelah CENTCOM AS menggelar dialog keamanan di Bahrain soal `aliran perdagangan bebas` di selat itu.

Wakil Menlu Iran Kazem Gharibabadi menampik. Ia bilang forum AS tak bisa jamin keamanan Teluk Persia.

“Keamanan kawasan dijamin lewat penghentian intervensi dan penarikan AS, bukan payung militer Amerika,” tulisnya di X.

Selat Vital bagi Minyak Dunia

Selat Hormuz jalur 20% perdagangan minyak dan LNG global sebelum perang AS-Israel-Iran pecah akhir Februari.

Dalam MoU 17 Juni, Iran janji upayakan jalur aman. Tapi Teheran berulang kali ancam serang kapal yang tak lewat jalur dekat pantainya.

Data MarineTraffic catat 49 serangan ke kapal komersial sejak 28 Februari. Dua di antaranya kapal Singapura dan Panama pada Kamis dan Sabtu.

Transisi kapal sempat naik jadi 45 unit Rabu, dari 34 Selasa. Angka ini masih jauh dari 130 kapal/hari sebelum konflik.

Harga minyak Brent Agustus turun ke $72,07 per barel Jumat pagi, setelah sempat di bawah $71 sehari sebelumnya.

 

Sumber: Al Jazeera

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *