6 Bulan Cuma RDP & Demo, DPRD Dumai Ultimatum PT Mayatama: Kabel Semrawut Ancam Dicabut Izin BGS!

DUMAI, INFOZONE – Kabel semrawut di Dumai belum kelar. Setelah 6 bulan cuma RDP dan demo, bola panas kini di tangan DPRD. PT Mayatama Solutindo & Icon Net diultimatum: benahi kabel atau izin BGS dicabut!

Wakil Ketua DPRD Dumai Johannes MP Tetelepta geram. Kabel bergelantungan di tiang PLN & tiang provider bikin wajah kota rusak & bahayakan pengguna jalan.

Kronologi 6 Bulan: Dari RDP GMPP Sampai Demo LPPD

1. 22 Desember 2025 – RDP GMPP : Gerakan Masyarakat Peduli Pembangunan (GMPP) Dumai gelar RDP dengan DPRD. Hadir lengkap Ketua Komisi I-III, Kadis Perizinan, Dishub, Kominfo, Camat, sampai Humas Mayatama Iwan Iswandi & Manajer Icon Plus Arif Wicaksono.

Kesimpulan RDP tegas: Kabel Mayatama nggak penuhi estetika kota. DPRD akan bentuk Panitia Kerja. Johannes sentil kontribusi Rp300 juta/tahun Mayatama ke kas daerah, “tidak sebanding & tidak menghargai DPRD”. Izin BGS tiang tumpu terancam dicabut.

2. 5 Juni 2026 – Demo LPPD : Lingkar Pemuda Pemudi Dumai (LPPD) geruduk kantor PT Mayatama. Puluhan massa tensi tinggi. Kecewa pimpinan Mayatama absen.

Koordinator Massa Syafiq As’ha: “Tidak ada gunanya perwakilan yang dihadirkan… sangat amat kosong dan tidak bisa menjawab apa-apa.”

Koordinator Aksi Abdurrahman Haris desak penertiban kabel semrawut yang ganggu estetika & keselamatan. Demo ditutup tanda tangan berita acara tuntutan oleh LPPD & Manajer Operasional Mayatama.

Ultimatum DPRD: Estetika Kota Harga Mati

Johannes tegaskan, pemasangan kabel selama ini abaikan estetika & keselamatan. DPRD punya wewenang dorong bahkan paksa pembenahan.

“Persoalan ini sudah lama menjadi keresahan masyarakat… DPRD memutuskan bahwa aspek estetika kota tidak terpenuhi, dan dalam waktu dekat akan dibentuk panitia kerja untuk menyelesaikan masalah ini,” kata politisi Gerindra itu.

Kadis Perizinan R. Donna Fitria sebut Mayatama punya rekomen teknis tiang tumpu & bisa kolaborasi provider lain biar tertib.

Massa Ancam Demo Lanjutan

LPPD kasih deadline. Kalau tuntutan nggak kelar, aksi lanjutan siap digelar. GMPP Koordinator Zainal Arifin juga minta serius: “Kami berharap kabel-kabel yang berserakan ini segera dibenahi agar wajah kota Dumai lebih indah dan tidak menimbulkan korban.”

Bola sekarang di DPRD. Publik nunggu aksi turlap, bukan cuma RDP.

 

Zainal Arifin, Infozone melaporkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *