Lembata, Infozone| Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata menggelar rapat koordinasi perpustakaan bersama para Kepala TK, SD, SMP, SMA serta pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) se-Kabupaten Lembata.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Perpustakaan Goris Keraf, Selasa, 20 Januari 2026. Rapat koordinasi tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata, Anselmus Ola, yang menekankan pentingnya penguatan peran perpustakaan sebagai jantung literasi di satuan pendidikan maupun di tengah masyarakat.
Anselmus menjelaskan, sekolah dan TBM yang diundang dalam rapat koordinasi ini merupakan lembaga-lembaga yang telah terikat dalam kerja sama operasional dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata.
Selain itu, sekolah-sekolah tersebut juga menjadi bagian dari sasaran program Goris Keraf Go To School, sebuah program layanan literasi jemput bola yang menghadirkan perpustakaan ke lingkungan sekolah secara langsung.
“Sekolah dan TBM yang hadir hari ini adalah mitra yang selama ini sudah bekerja bersama kami. Mereka juga mendapat kesempatan dikunjungi langsung oleh Dinas Perpustakaan melalui program Goris Keraf Go To School,” ujar Anselmus.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dari berbagai wilayah, meskipun dihadapkan pada keterbatasan jarak dan sarana. Menurutnya, partisipasi aktif ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya baca dan literasi di Lembata.
Kadis Perpustakaan Kabupaten Lembata
(Anselmus Ola) Sementara berbicara dalam Rakor tersebut/ Cuplikan video
Rapat koordinasi ini, lanjut Anselmus, menjadi ruang evaluasi bersama terhadap pengelolaan perpustakaan sekolah dan TBM yang selama ini telah berjalan, sekaligus forum diskusi untuk menyusun langkah-langkah strategis ke depan.
“Masih ada perpustakaan sekolah yang belum dikelola secara optimal, baik dari sisi koleksi, ruang, maupun pengelola. Karena itu, kita duduk bersama untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi terbaik,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa perpustakaan sekolah tidak boleh dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik.
Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dengan Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan pengelola TBM, sehingga program-program literasi dapat berjalan berkelanjutan dan berdampak nyata.
Rapat koordinasi ditutup dengan diskusi interaktif antara peserta dan pemateri untuk dirumuskan dalam Kerjasama Operasional demi peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah dan TBM di Kabupaten Lembata.
Rita Senak, S.E. Infozone melaporkan









