LABUAN BAJO, Infozone – Upaya pemulihan pascabencana gempa bumi tektonik M7,7 di Laut Flores terus dimaksimalkan hingga ke wilayah perairan dan kepulauan terluar Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Polres Manggarai Barat menerjunkan tim gabungan untuk menggelar pelayanan kesehatan mental trauma healing di Pulau Seraya Besar, Desa Seraya Meranu, Kecamatan Komodo, Rabu 19/8/2026.
Misi kemanusiaan ini melibatkan Tim Psikologi Kepolisian Polda Jawa Tengah BKO Polda NTT yang berkolaborasi dengan Sat Polairud Polres Mabar dan Polsek Komodo.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K. menegaskan penanganan pascabencana tidak hanya soal logistik. Pemulihan kejiwaan warga jadi prioritas.
“Kami menyadari trauma akibat guncangan gempa M7,7 dan kekhawatiran gempa susulan dirasakan berat oleh saudara kita di kepulauan. Oleh karena itu kami hadir langsung di Pulau Seraya Besar untuk memastikan pemulihan emosional warga, khususnya ibu-ibu dan anak-anak, berjalan optimal,” kata AKBP Christian.
Ia menambahkan, wilayah pulau terluar tidak boleh merasa terisolasi. “Polri hadir sebagai pelindung dan pengayom di masa krisis,” tegasnya.
Perjalanan tim dimulai pukul 09.40 WITA dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Menggunakan speedboat Sat Polairud, rombongan membelah perairan Kepulauan Komodo selama 1 jam hingga tiba di dermaga pukul 10.40 WITA.
Rombongan dipimpin Kasat Polairud IPTU Leonardo Marpaung, S.IP.,S.H. dan Kapolsek Komodo IPDA Adhar, S.H., disambut hangat pemerintah desa dan ratusan warga.
“Sebagai penanggung jawab wilayah perairan, kami memastikan mobilitas tim psikologi dan penyaluran bantuan dapat menjangkau pulau-pulau terpencil dengan cepat dan aman,” ujar IPTU Leonardo.
Sesi pendampingan dipimpin Psikolog Kepolisian Polda Jateng IPDA Putri Agustina, S.Psi., M.M. didampingi BRIPTU Bagoes H. K. dan BRIPTU Narulita Dian H.
Melalui dialog interaktif, konseling, dan fun games, suasana tegang warga perlahan cair. Gelak tawa anak-anak kembali terdengar.
“Kami terapkan metode menyenangkan bagi anak agar memori ketakutan tergantikan emosi positif. Bagi ibu, kami berikan edukasi anxiety management dan kesiapsiagaan mental hadapi gempa susulan,” jelas IPDA Putri.
Di lokasi yang sama, Kapolsek Komodo IPDA Adhar juga mengimbau warga agar tidak terpengaruh hoaks. “Tetap tenang, rasional, dan saring informasi dari sumber resmi BPBD,” imbaunya.
Kepala Desa Seraya Meranu, Sutirman, menyampaikan rasa syukur.
“Sejak gempa kemarin anak-anak sering ketakutan. Kedatangan tim hari ini sangat menghibur dan memberi kami kekuatan mental untuk kembali beraktivitas tenang,” ungkapnya.
#NttPenuhKasih
#PrayForFloresNTT
Sumber: Tribratanews Polri / Humas Polda NTT
Editor : Rita Senak SE.








