LOMBOK BARAT, INFOZONE – Ribuan warga memadati kawasan Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Jumat 10 Juli 2026. Mereka menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan 5 bendungan sekaligus di Indonesia.
Suasana penuh semangat. Lambaian tangan dan senyum warga mengiringi Presiden saat tiba di lokasi.
Akhiri Drama Berebut Air
Bagi petani, Bendungan Meninting adalah jawaban puluhan tahun persoalan air.
Husnul Hakim, petani Desa Penimbung mengaku dulu petani harus begadang cari air.
“Awalnya dari jam 8 malam sampai pagi petani mencari air. Tapi alhamdulillah semenjak ada Bendungan Meninting ini para petani tidak mencari air lagi. Tinggal menunggu di sawahnya semuanya dialiri,” ujarnya.
Rusni, perwakilan petani Desa Gegerung juga merasakan hal sama.
“Sebelum ada bendungan ini banyak problem. Subak-subak berebut air karena kering. Insyaallah ke depannya lebih oke, petani juga bertaninya lancar,” katanya.
Dampak: Dari 2 Kali Panen Jadi 3 Kali Panen
I Gede Darma Putra dari Desa Penimbung Barat menyebut bendungan ini dongkrak produktivitas.
“Sebelumnya kita cuma bisa menanam 2 kali. Musim kemarau paceklik. Sekarang dengan adanya bendungan ini sangat bermanfaat, kita bisa menanam 3 kali dalam setahun. Sekaligus atasi banjir saat hujan dan mitigasi saat kemarau,” ucapnya.
Ekonomi Warga Ikut Bergerak
Manfaat tak hanya di sawah. Hadiah, warga Desa Bukittinggi menyebut kawasan bendungan mulai jadi peluang usaha baru.
“Warga sekitar manfaatkan untuk mancing ikan, untuk kebutuhan rumah tangga. Perekonomiannya ada kemajuan dibanding dulu karena banyak wisatawan yang datang,” tuturnya.
Resmikan 5 Bendungan Sekaligus
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga meresmikan 4 bendungan lain:
- Bendungan Keureuto – Aceh
- Bendungan Rukoh – Aceh
- Bendungan Jlantah – Jawa Tengah
- Bendungan Sidan – Bali
Kelima bendungan ini ditargetkan melayani irigasi seluas 39 ribu hektare untuk mendukung ketahanan pangan dan swasembada nasional.
Sumber: BPMI Setpres, 10 Juli 2026









