Luhak Kepenuhan Rohul Bergejolak! Ratusan Pemilik Lahan Ultimatum PT AMR, Pakar Lingkungan Temui Bupati Anton

ROKAN HULU, INFOZONE – Luhak Kepenuhan, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bergejolak. Ratusan pemilik lahan yang lahannya terkurung aktivitas PT. AMR dikabarkan akan menggelar aksi besar-besaran dalam waktu dekat di Kepenuhan Timur.

Isu ini menjadi buah bibir di warung kopi hingga pasar dan pusat keramaian warga.

Bacaan Lainnya

“Kali ini tak ada kata mundur. Apapun yang terjadi, kami pemilik lahan sudah siap,” ucap Abdul Gani salah seorang pemilik lahan, Sabtu (3/10/2026).

Konflik ini mencuat karena warga menilai kehadiran PT. AMR telah menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat Luhak Kepenuhan dan merusak ekosistem alam.

Hal senada diungkapkan anak kemanakan Luhak Kepenuhan, Alfa Syaputra. Ia menyebut masuknya PT. AMR berdampak langsung pada rusaknya Sungai Bilah-bilah yang dikenal sebagai sungai penghasil ikan terbesar di Kecamatan Kepenuhan.

“Setelah PT. AMR masuk, ekosistem sungai Bilah-bilah secara perlahan rusak. Hal tersebut dirasakan langsung oleh para nelayan ikan, yang penghasilannya terus menurun akibat terjadinya pendangkalan sungai,” ujar Alfa seperti dikutip dari Riau Tivi.

Menanggapi memanasnya situasi, Pakar Lingkungan dan Kehutanan Dr. Elviriadi, http://S.Pi, http://M.Si yang baru pulang dari Kementerian Kehutanan langsung angkat bicara.

Menurut alumni UKM Malaysia tersebut, proses pelepasan kawasan hutan yang diajukan PT. AMR sudah hampir final di Kementerian Kehutanan.

“Ini kan sudah hampir final di kementerian kehutanan. Tinggal koordinasi kepada Bupati dan Gubernur,” ujar Dr. Elviriadi.

Akademisi yang kerap menjadi ahli di pengadilan itu meminta masyarakat tetap solid dan mengawal proses tersebut bersama Aliansi Masyarakat Peduli Luhak Kepenuhan (AMPLK) dan Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan.

“Yang penting masyarakat solid. Dibantu Aliansi Masyarakat Peduli Luhak Kepenuhan (AMPLK) dan Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan. Putus lah,” pungkasnya.

Dr. Elviriadi sendiri dijadwalkan akan segera menemui Bupati Rohul Anton dan Gubernur Riau SF Hariyanto untuk membahas persoalan ini.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. AMR belum berhasil dikonfirmasi. Redaksi masih berupaya meminta tanggapan resmi terkait keluhan warga tersebut.

 

Editor: Redaksi 

 

Pasang Iklan di Infozone - 5000+ pembaca

👆 Klik untuk Pasang Iklan - Mulai 5.000+ / hari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *