ZURFAMI
Kali ini agak sepi, selalunya pukul 09:30 pagi aku duduk, Bik Inah akan datang menghampiri dengan sapa ramah,” minum sekaligus sarapan Pak.? Sapanya.
Bik Inah tau, jika aku jawab iya, dia akan bergegas ke steling meracik nasi lontong sekaligus memanaskan air, dan kemudian dengan tergopoh-gopoh menghidangkan sepiring lontong dan segelas kopi pahit.
“Jangan khawatir, semua masalah pasti akan ada akhirnya, garis takdir begitu kita jalani saja,” diam diam aku nguping ujaran lelaki berbaju merah yang tengah asyik menelpon di meja tak jauh dari ku.
“Minum Om..?” Aku kaget tiba-tiba kedengaran suara bertanya dari belakang, seorang gadis muda berdiri menatap” Kopi pahit aja ,” jawabku, memperhatikannya sepintas.
Aku menarik resleting tas hitam kecil ku, sejumlah yang ku keluarkan diantaranya HP, rokok dan mancis, biasa, kalau sambil minum kopi aku akan menantang layar kotak cahaya yang kerap kubawa itu.
Ini Om, “kata gadis muda itu menaruhkan secangkir meja, meskipun aku dengar ku jawab dengan mengangguk, maklum, konsentrasi ku mulai fokus ke layar HP.
Ku gulir sejumlah postingan di grup WhatsApp, aku jarang memperhatikan obrolan obrolan didalamnya jika tidak penting atau ada yang me- mention, aku selalu lebih mengutamakan link portal berita online. Dari tadi aku belum tahu apa informasi yang beredar pagi ini.
Duduk di warung sarapan pagi di pojok simpang ini kerap ku lakukan, menyeruput kopi pahit dan menikmati rokok, sejumlah judul portal berita online ku perhatikan, tak ku buka tapi aku selalu sudah menebak isinya.
Meskipun kali ini buatan kopinya sedikit tidak familiar, soalnya aku sudah terbiasa merasakan kopi buatan bik Inah, rasanya lebih menyentuh. Tapi apa boleh buat.
“Bik Inah dimana,” tanya ku sembari mengulurkan uang lima ribuan, si gadis muda, menjawab ketempat anaknya. Ianya menambahkan kalau kesehatan ibu tua yang dikenal di warungnya bernama Bik Inah kurang sehat,”; sekaligus dia kepingin melihat cucu cucunya karena sudah rindu,’ imbuhnya lagi.
Aku, memasukkan Teman Sejati ku berupa Hp dan rokok ke tas hitam, menarik resleting dan beranjak pergi.
Bersambung !
Zurfami, Selasa 25 Agustus 2026.








