JAKARTA, Infozone – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Istana Negara, Jakarta, Sabtu 15/8/2026. Sebanyak 76 putra-putri terbaik bangsa resmi dikukuhkan sebagai Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Paskibraka Nasional Tahun 2026.
Di balik pengukuhan tersebut, tersimpan kisah perjuangan panjang yang mengantarkan mereka hingga siap mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.
Muhammad Furqoen Hakim, perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menuturkan proses seleksi yang harus dilaluinya tidak mudah.
“Prosesnya banyak banget, Kak. Yang pertama itu dari proses seleksi sekolah, seleksi Kabupaten, provinsi, dan juga verifikasi tingkat pusat kemarin,” jelas Furqoen.
Seleksi berlapis itu menjadi gerbang awal bagi 76 anggota Paskibraka untuk mewakili 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Perjuangan menjadi Paskibraka Nasional tidak hanya soal fisik dan latihan, tetapi juga mental.
Angelica Theona Putri, perwakilan Jawa Timur, mengaku sempat minder saat melihat teman-teman lain.
“Saya sendiri kurang percaya diri, udah minder duluan ngelihat teman yang lebih baik dari saya, saya kayak ah pasti gak bisa, ternyata bisa ngelawan ketidakpercayaan diri itu, berhasil kak,” tuturnya.
Hal serupa dirasakan Gladys Manuella Aibekob, perwakilan Papua Tengah.
“Awalnya saya ragu, namun saya terus berusaha dan mencoba untuk hilangkan rasa ragu itu,” ucapnya.
Kebanggaan juga dirasakan daerah yang diwakili. Julita Rita Lestari, perwakilan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mengaku terharu bisa membawa nama daerahnya ke tingkat nasional.
“Saya juga bangga, kenapa? Karena akhirnya setelah 15 tahun Kabupaten Kutai Kartanegara tidak mengirimkan untuk ke tingkat pusat, akhirnya setelah dari 26 ini saya bisa terpilih, puji Tuhan sekali Kak,” ungkapnya.
Setelah dikukuhkan, perjuangan para Paskibraka belum selesai. Mereka kini fokus mempersiapkan diri untuk bertugas pada 17 Agustus mendatang.
Gladys mengaku mulai menjaga pola makan agar kondisi fisik tetap prima. “Saya mulai jaga makan kak, supaya kesehatan saya tetap terjaga. Terus saya menyiapkan perlengkapan-perlengkapan saya agar tampil rapi dan baik,” pungkasnya.
Senada, Ismi Ulfaida dari Sulawesi Barat, siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, juga menjaga kesehatan. “Tetap fokus latihan, menjaga kesehatan, tidur teratur,” katanya.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden | Sabtu, 15 Agustus 2026, 17.58 WIB








