DUMAI, INFOZONE – Persoalan lingkungan hidup tidak cukup diselesaikan melalui kebijakan di atas kertas, tetapi membutuhkan kajian ilmiah dan pengawasan. Perspektif inilah yang membuat kehadiran Dr. Elviriadi, S.Pi., M.Si., akademisi sekaligus pakar lingkungan hidup Riau, menjadi perhatian dalam Seminar Multipihak bertema “Mewujudkan Lingkungan Permukiman yang Sehat di Sekitar Kawasan Industri” yang akan digelar di Grand Zury Hotel Dumai, Kamis, 22 Oktober 2026.
Dr. Elviriadi dikenal sebagai dosen dan peneliti bidang lingkungan hidup di Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau. Latar belakang akademiknya mencakup sarjana perikanan dan ilmu kelautan di Universitas Riau, magister Ilmu Lingkungan di universitas yang sama, serta doktor Ilmu Lingkungan dari Universiti Kebangsaan Malaysia.
Kiprah Elviriadi tidak hanya berkutat di ruang kuliah. Ia aktif menyoroti persoalan lingkungan melalui pengamatan lapangan dan kajian ilmiah, termasuk praktik Hutan Larangan Adat di Kabupaten Kampar. Ia juga kerap terlibat sebagai ahli dalam perkara pidana maupun perdata lingkungan hidup.
Kehadirannya dalam seminar di Dumai relevan mengingat Dumai merupakan pusat industri, perdagangan, energi, dan aktivitas pelabuhan strategis di Riau. Pertumbuhan industri membawa manfaat ekonomi, tetapi menuntut pengelolaan dampak lingkungan yang serius.
Dalam seminar tersebut, Elviriadi dijadwalkan mewakili perspektif akademisi dengan fokus kajian mengenai hubungan antara kerusakan lingkungan dan risiko kesehatan masyarakat.
Seminar ini diselenggarakan oleh Kantor Redaksi Bersama Poros Bumi Ayu bersama Yayasan Bumi Alam Hijau (YBAH), dengan melibatkan tiga unsur narasumber yakni pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan industri, serta akademisi. Sebanyak 180 peserta ditargetkan hadir.
Sumber: http://Redlinews.id







