Serangan Drone Israel di Gaza Tewaskan 4 Warga Termasuk Anak Direktur Kemenkes Gaza

GAZA CITY, INFOZONE– Sedikitnya empat warga Palestina tewas dalam gelombang serangan Israel di Jalur Gaza pada Sabtu, 19 September 2026. Korban termasuk seorang anak dan putra dari Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Munir al-Bursh.

Sumber medis kepada Al Jazeera menyebut tiga orang tewas pada Sabtu dan satu orang meninggal akibat luka serangan Jumat.

Bacaan Lainnya

Serangan pertama terjadi di area pasar Sheikh Radwan, Gaza City. Drone Israel menghantam kendaraan sipil, menewaskan satu orang dan melukai empat orang termasuk dua anak-anak. Badan pertahanan sipil Gaza menyebut kendaraan terbakar selama setengah jam sebelum tim pemadam tiba. Satu jenazah tiba di Kompleks Medis al-Shifa dalam kondisi hangus tak dikenali.

” Kendaraan itu ditarget setidaknya satu rudal drone. Api melalap kendaraan setidaknya setengah jam,” kata jurnalis Al Jazeera Hani Mahmoud dari Gaza City. Ia menyebut drone pengintai dan quadcopter terbang rendah di seluruh Jalur Gaza sejak pagi.

Serangan kedua di Jabalia, Gaza utara. Drone Israel menewaskan Basir al-Bursh, putra tertua Dirjen Kemenkes Gaza Munir al-Bursh, di lingkungan az-Zahra barat kamp pengungsi Jabalia. Satu orang luka berat. Basir dilarikan ke rumah sakit dengan kehilangan banyak darah dan dinyatakan meninggal saat tiba.

Dalam video yang diperoleh Al Jazeera, Munir al-Bursh terlihat menggendong jenazah putranya yang dibungkus selimut.

“Kami bersama berdampingan. Dia (Basir) berkata, ‘Israel menarget kita berdua’. Saya jawab, ‘Bagus, setidaknya kita akan ke surga bersama’… Begitu dia melangkah keluar tenda, dia terbunuh,” ujar al-Bursh.

Serangan terjadi saat siswa belajar di ruang belajar alternatif di belakang rumah sakit lapangan di area tersebut.

Kementerian Kesehatan Gaza menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Munir Abdullah al-Bursh atas gugurnya putra sulungnya.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari otoritas Israel terkait serangan tersebut.

Selain itu, satu orang tewas di lingkungan Shujayea timur Gaza City, seorang anak perempuan meninggal akibat luka tembakan sehari sebelumnya di utara kamp Nuseirat, dan dua orang termasuk seorang wanita terluka akibat tembakan di timur kamp Maghazi Gaza tengah.

Hamas menyebut kepala politiknya Khalil al-Hayya telah menghubungi mediator regional terkait intensifikasi serangan Israel di Gaza dan kekerasan di Tepi Barat.

Sejak gencatan senjata yang dimediasi AS pada Oktober 2025, serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 1.390 orang. Sejak perang dimulai Oktober 2023, total 73.910 orang tewas dan 174.914 luka-luka. UNICEF menyebut rata-rata satu anak tewas per hari di Gaza.

 

Sumber Asli:

– Media: Al Jazeera English

– Judul Asli: Israeli attacks kill four Palestinians including son of Gaza’s health chief

– Penulis: Al Jazeera Staff

– Tgl Rilis: 19 Sep 2026

– Reporter Lapangan: Hani Mahmoud – Gaza City

– Foto: AFP / Al Jazeera (Kendaraan terbakar di Gaza City 19 Sept 2026)

– Video: Munir al-Bursh menggendong jenazah putra Basir al-Bursh

 

🚨 IMBauAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA 🚨

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

ASAP MERUSAK KESEHATAN, API MERUSAK MASA DEPAN!
Pelaku Pembakaran: Penjara 15 Tahun | Denda Rp 5.000.000.000,-
Bersama Kita Cegah Karhutla, Wujudkan Riau Hijau Tanpa Asap

Laporkan titik api: Polsek | Polres | BPBD | Manggala Agni | Call 112

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *