Infozone, Rokan Hilir | Suasana Kecamatan Rantau Kopar mulai kondusif pasca aksi massa yang merusak rumah diduga bandar narkoba, Jumat, 8 Mei 2026 lalu. Untuk meredam emosi warga, Kapolsek Rantau Kopar Iptu Nanang Parinduri, S.H., M.H. langsung turun ke lapangan menggelar cooling system, Sabtu, 10 Mei 2026.
Iptu Nanang menyambangi tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga di lingkungan terdampak aksi. Ia didampingi personel Polsek dan Bhabinkamtibmas setempat.
Dialog dari Hati ke Hati
Di hadapan warga, Iptu Nanang menegaskan pihaknya memahami kemarahan masyarakat terhadap narkoba. Namun ia mengingatkan agar warga tidak terprovokasi dan main hakim sendiri.
“Emosi warga bisa kami pahami, karena narkoba memang merusak generasi. Tapi jangan sampai kita ikut melanggar hukum. Mari kita jaga Rantau Kopar tetap aman. Kalau ada info narkoba, sampaikan ke kami, ke Bhabinkamtibmas, atau telepon Call Center Polri 110,” tegas Iptu Nanang saat berdialog dengan warga.
Warga Apresiasi, Siap Jaga Kampung
Langkah cepat Kapolsek mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Rantau Kopar. Mereka menyatakan siap mendukung Polri dan berkomitmen menjaga wilayah tetap damai.
“Kami dukung pak Kapolsek berantas narkoba. Kami juga nggak mau kampung kami rusuh. Lebih baik lapor polisi,” kata salah seorang tokoh masyarakat yang hadir.
Langkah Antisipasi Polsek
Iptu Nanang memastikan kasus dugaan peredaran narkoba yang memicu aksi massa sudah ditangani sesuai prosedur hukum. Ke depan, Polsek Rantau Kopar akan meningkatkan patroli dan penyuluhan bahaya narkoba ke sekolah serta ke lingkungan warga.
“Kegiatan cooling system ini penting agar tidak ada aksi susulan. Kami ingin warga jadi mitra polisi, bukan main hakim sendiri,” tutupnya.
Kegiatan sambang dan dialog tersebut berjalan aman dan kondusif. Warga membubarkan diri dengan tertib usai mendapat penjelasan dari Kapolsek.
Editor redaksi
Sumber Humas Polres Rohil









