Sukacita Iman di Solor, Duka Bola di Larantuka: ETMC XXXV Ditunda, Ketua Panitia Tetap Berjoget di Pentahbisan Imam Baru

InfoZone,-SOLOR, FLOTIM | Dua suasana berbeda menyelimuti Kabupaten Flores Timur pekan ini. Di Pulau Solor, sukacita iman memuncak dalam perayaan Pentahbisan Imam Baru. Di Larantuka, duka bola menyelimuti pencinta sepak bola menyusul penundaan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV.

Di tengah dua momen itulah, sosok Wakil Bupati Flores Timur, *Ignasius Boli Uran*, menjadi sorotan. Sebagai Ketua Umum Panitia Pelaksana ETMC XXXV, ia di satu sisi harus menghadapi penundaan turnamen, di sisi lain ia hadir dan larut dalam kegembiraan umat di Solor.

*ETMC XXXV Resmi Ditunda ke Maret 2027*

Kepastian penundaan tertuang dalam surat PSSI Provinsi NTT Nomor 47/PSSI-NTT/X/2026 tertanggal 22 Oktober 2026. Surat yang ditandatangani Plt Ketua PSSI NTT, P. Christian Mboeik, menyebutkan turnamen yang semula dijadwalkan 14 November 2026 di Larantuka ditunda ke Maret 2027.

Alasan yang dicantumkan adalah adanya perubahan regulasi Liga 4 musim 2026/2027 yang _akan_ disampaikan PSSI Pusat.

Penundaan sepihak itu langsung ditolak Panitia Flotim. Melalui surat balasan pada 23 Oktober 2026, Panitia yang diketuai Wabup Ignasius Boli Uran menolak tegas penundaan tersebut.

Wakil Ketua Panitia, Theodorus Wungubelen, SH, menilai penundaan tidak berlandasan yuridis kuat. Frasa kata _akan_ dalam surat PSSI NTT menunjukkan regulasi baru belum ada, sementara persiapan tuan rumah sudah berjalan sejak Juli 2026.

“Panitia sudah mengeluarkan anggaran dari APBD, sumbangan pihak ketiga, dan swadaya masyarakat. Jika ditunda, panitia akan menghitung dan meminta ganti rugi,” tegas surat penolakan itu.

*Ketua Panitia Tetap Hadir di Solor, Berjoget Bersama Umat*

Hanya sehari setelah surat penolakan itu ditandatangani, Jumat (24/10), Wabup Ignasius Boli Uran selaku Ketua Panitia ETMC justru berada di Pulau Solor.

Ia menghadiri syukuran Pentahbisan Imam Baru di Pulau Solor. Dalam suasana penuh haru dan sukacita, Wabup tampak berbaur, ikut berjoget bersama umat dan keluarga imam baru yang merayakan momen iman tersebut.

Bagi umat Katolik di Solor, kehadiran dan joget Wabup adalah bentuk kedekatan pemimpin dengan rakyat dalam sukacita iman. Joget adalah ekspresi syukur atas lahirnya imam baru.

Namun bagi publik bola, momen itu memunculkan tanya: di tengah ETMC yang belum ada kepastian, Ketua Panitia masih bisa sumringah?

Panitia sendiri menegaskan, penolakan tetap berjalan. Mereka mengusulkan solusi tengah: ETMC XXXV tetap digelar November 2026 menggunakan regulasi lama, sementara tim juara yang akan ke tingkat nasional bisa menyesuaikan dengan regulasi baru nantinya.

Hingga kini, PSSI NTT belum merespons balik penolakan tersebut. Nasib ETMC XXXV masih menggantung antara Larantuka yang siap, dan Kupang yang menunda.

ETMC XXXV resmi ditunda ke Maret 2027 oleh PSSI NTT lewat Surat No 47/X/2026. Panitia Flotim yang diketuai Wabup Ignasius Boli Uran menolak tegas penundaan sepihak ini.

Di saat yang sama, Wabup hadir di Solor Selatan dalam syukuran Pentahbisan Imam Baru, berjoget sumringah bersama umat sebagai ungkapan sukacita iman.

Dua peristiwa, satu pemimpin. Bola tertunda, iman bersukacita.(*Tim)

Pasang Iklan di Infozone - 5000+ pembaca

👆 Klik untuk Pasang Iklan - Mulai 5.000+ / hari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *