Ekonomi Siak Tumbuh 5,87% di 2025, Lampaui Rata-rata Riau

Infozone, Siak | Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak menunjukkan tren positif dalam lima tahun terakhir. Pada 2025, ekonomi Siak tumbuh 5,87%, melampaui rata-rata Provinsi Riau yang berada di angka 4,79%.

Capaian ini disampaikan Wakil Bupati Siak Syamsurizal saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah RKPD 2027 di Ruang Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Rabu 13 Mei 2026.

Indikator Makro Mengalami Perbaikan 

Dalam presentasinya, Syamsurizal memaparkan sejumlah indikator makro Kabupaten Siak periode 2021–2025. Pertumbuhan ekonomi Siak meningkat dari 2,31% pada 2021 menjadi 5,87% pada 2025.

Tingkat kemiskinan juga turun dari 5,18% menjadi 4,40%, lebih rendah dibanding Provinsi Riau yang masih di angka 6,30%. Sementara Indeks Pembangunan Manusia IPM Siak naik konsisten dari 73,98 menjadi 77,19, melampaui capaian Riau di 76,31.

“Capaian dengan perbaikan dari 2021–2025 adalah capaian terbaik kita. Tapi ini tidak berarti pembangunan kita bebas dari tantangan,” kata Syamsurizal.

Tantangan: Belanja Pegawai Tinggi dan Ketergantungan Dana Pusat 

Meski mencatat kemajuan, Syamsurizal menyebut masih ada persoalan strategis yang harus diselesaikan. Belanja pegawai Siak masih di angka 37,84% atau sekitar Rp2,1 triliun, di atas target nasional 30%.

Pendapatan Asli Daerah PAD dari sektor migas dan potensi daerah lain juga dinilai belum optimal. Pemerintah Kabupaten Siak masih bergantung tinggi pada dana transfer pusat.

“Kita harus kerja keras tidak hanya menunggu pendapatan transfer. Kita harus mencari pendapatan hasil daerah karena SDA dan potensi pendapatan sangat terbuka di Kabupaten Siak,” ujarnya.

Syamsurizal juga menyoroti belum meratanya pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas SDM, daya saing tenaga kerja, serta penguatan ekonomi inklusif dan pengurangan ketimpangan sosial.

Proyeksi 2027: Target PAD Rp1 Triliun 

Untuk 2027, proyeksi keuangan daerah Siak diperkirakan Rp1,9 triliun, dengan PAD Rp449 miliar dan pendapatan transfer pusat sekitar Rp1,5 triliun.

Ia berharap seluruh pihak bersama-sama mendorong peningkatan PAD agar Siak semakin mandiri secara fiskal.

“Mudah-mudahan PAD kita bisa mencapai Rp1 triliun. Kami bersama Bupati ingin perangkat daerah bergerak cepat agar Siak semakin maju,” tutup Syamsurizal.

 

Editor: Redaksi

Sumber: Mediacenter Riau

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *