[CEK FAKTA] Hoaks Prabowo Perintahkan Polri Tangkap Semua Warga Aceh Bantah Kapolri

Komdigi

JAKARTA, Infozone – Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Polri untuk menangkap semua masyarakat Aceh. Narasi tersebut dikaitkan dengan insiden perusakan Lambang Negara Garuda Pancsila pada Sabtu, 15/8/2026.

Bacaan Lainnya

Setelah ditelusuri, klaim tersebut adalah HOAKS.

Faktanya

Melansir Kompas.com, Kamis 20/8/2026, memang sempat terjadi kericuhan pada peringatan Hari Damai Aceh 2026 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh pada 15 Agustus 2026 pagi.

Insiden tersebut terkait dugaan pelepasan Bendera Merah Putih serta tindakan perusakan Lambang Negara Garuda Pancasila di Aceh.

Namun, tidak ada perintah dari Presiden Prabowo Subianto kepada Polri untuk melakukan penangkapan terhadap semua masyarakat Aceh buntut insiden tersebut.

Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, juga telah angkat bicara dan menyampaikan bahwa situasi di Aceh sudah terkendali seluruhnya.

Terkendalinya situasi disebabkan karena sejumlah langkah yang telah dilakukan oleh aparat keamanan di lapangan.

Pihak Komdigi juga mengategorikan unggahan tersebut sebagai disinformasi/hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan.

Imbauan

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Cek kebenaran berita melalui sumber resmi pemerintah dan media kredibel.

 

Sumber:http://Tribratanews.polri.go.id,http://Kompas.com

 

🚨 IMBauAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA 🚨

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

ASAP MERUSAK KESEHATAN, API MERUSAK MASA DEPAN!
Pelaku Pembakaran: Penjara 15 Tahun | Denda Rp 5.000.000.000,-
Bersama Kita Cegah Karhutla, Wujudkan Riau Hijau Tanpa Asap

Laporkan titik api: Polsek | Polres | BPBD | Manggala Agni | Call 112

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *