JAKARTA, INFOZONE – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi politik nasional saat ini melalui akun X (Twitter) pribadinya.
“Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral. Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri,” tulis SBY.
SBY yang menyebut dirinya sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, kemudian menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini,” tulisnya.
Pernyataan SBY ini muncul sehari setelah Bareskrim Polri mengumumkan penetapan tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Prabowo dan sejumlah pejabat negara, Selasa (3/11/2026) malam. Satu orang lainnya berinisial SU masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
SBY sendiri tidak menyebut secara langsung perkara tersebut dalam cuitannya. Namun warganet mengaitkan pesan tentang politik yang liar dan perebutan kekuasaan dengan dinamika politik nasional yang tengah berkembang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Istana maupun Presiden Prabowo terkait pernyataan SBY tersebut. Para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka juga tetap memiliki hak praduga tak bersalah.
Sumber akun X SBYudhoyono 4 November 2026. 10:00.WIB







