MAYBRAT, INFOZONE – Komisi I DPR Provinsi Papua Barat Daya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Maybrat untuk meninjau kesiapan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Maybrat Sau dan perkembangan situasi keamanan di wilayah Aifat Selatan dan Aifat Timur Raya, Senin (13/10/2026).
Kunjungan kerja tersebut berlangsung di ruang rapat Pemda Kabupaten Maybrat pada pukul 13.12 WIT dan dipimpin langsung Ketua Komisi I DPR PBD, Zet Kadakolo, SE.,MM. Kegiatan diikuti sekitar 70 orang dari unsur pemerintah daerah, legislatif, TNI-Polri dan tokoh masyarakat.
Hadir dalam kegiatan diantaranya Wakil Bupati Maybrat Fernando Solosa, SE, anggota DPR PBD Habel Howay, Yanto Yatam, Yustus Kambu, anggota DPR Otsus Barnike Klami dan George Deida, Dansatgas Yonif 764/IB Letkol Inf Aditya Susanto, Wadan Satgas Yonmar 9/BH Mayor Mar I Gede Gita Prasetya, Waka Polres Maybrat AKP Sarifudin Nawin, serta para kepala OPD dan kepala distrik.
Wakil Bupati Maybrat Fernando Solosa dalam sambutannya mengatakan pemekaran DOB, distrik dan kampung merupakan aspirasi masyarakat Maybrat untuk pemerataan pembangunan. Ia berharap usulan yang sudah mendapat persetujuan provinsi dapat dikawal hingga ke pusat agar cepat diproses.
Ketua Komisi I DPR PBD Zet Kadakolo menjelaskan, kunker ini bertujuan melihat langsung kesiapan administrasi pemerintahan, kelembagaan, kewilayahan, kependudukan, SDM, dukungan masyarakat serta kendala yang dihadapi dalam persiapan DOB Maybrat Sau.
“Untuk pemekaran di wilayah Papua sudah tidak ada lagi istilah kabupaten persiapan, tetapi langsung jadi kabupaten karena dilindungi Undang-Undang Otsus. Kuncinya batas wilayah harus jelas titik koordinatnya, baik kabupaten, distrik maupun kampung,” tegas Zet.
Selain Maybrat Sau, saat ini ada tiga usulan DOB yang akan dibentuk di PBD yakni Kabupaten Malamoi, Kabupaten Maybrat Sau dan Kabupaten Imeko.
Selain soal DOB, Komisi I juga memantau situasi keamanan di Aifat Selatan dan Aifat Timur Raya dan dampaknya terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
Waka Polres Maybrat AKP Sarifudin Nawin mengakui pihaknya masih menghadapi keterbatasan sarana dan jumlah Polsek yang belum menjangkau semua distrik. Namun pihaknya tetap optimal menjaga keamanan bersama TNI dan masyarakat.
Dansatgas Yonif 764/IB Letkol Inf Aditya Susanto menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan di Maybrat melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dengan pendekatan humanis.
“Diperlukan sinergi dan komunikasi yang baik antara aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Maybrat juga mengusulkan percepatan pembangunan infrastruktur jalan Susumuk-Bintuni dan Mare-Fef serta pembangunan Koramil dan Polsek di Aifat Timur untuk mendukung keamanan.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pembagian sembako dari Ketua Komisi I DPR PBD kepada masyarakat pada pukul 16.30 WIT. Seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar.
Penulis : Yonif 764/ IB







