Sabtu Pagi Adonara Berdarah, Lewonara Vs Bele Baku Bunuh Lagi, 2 Tewas 4 Sekarat

Konflik berdarah antar Lewonara versus Bele di Pulau Adonara Flores Timur kembali berulang pada Sabtu 18 Juli 2026 pagi sekitar pukul 05.00 WITA, mengakibatkan 2 warga meninggal dunia dan 4 sekarat kena senjata tajam dilarikan ke Puskesmas lle Boleng.Dua warga yang meninggal dunia, teridentifikasi sementara, satu dari Bele dan satunya dari Lewonara.Belum ada keterangan resmi dari Kapolres Flotim AKBP. Adhitya Octorio Putra, S.I.K yang menjelaskan tentang situasi konflik, berikut korban meninggal dan luka, hingga penyebab utama pecahnya konflik berdarah baku bunuh dua kampung yang telah didamaikan Pemda Flotim bersama Polres Flotim, Kodim 1624 Flotim, DPRD Flotim dan berbagai unsur terkait, sampai dengan penyerahan dan pemusnahan senjata milik kedua pihak.Kendati demikian, dari informasi yang diperoleh Wartawan langsung dari warga Kota Waiwerang dan sekitarnya menyebutkan, diduga kuat konflik ini pecah akibat motif dan baku dendam lama karena kasus sebelumnya, akibat saling klaim tanah ulayat.”Diduga kuat dendam lama kasus kemarin itu masih membara.Apalagi, sehari sebelumnya di Bele dan Kampung Baru juga ada pesta sambut baru, sehingga saat lagi keramaian seperti itu kesempatan ada untuk baku sikat.Memang ada patroli keamanan dari Polsek Adonara Timur dan Koramil 1624-02 Adonara.Tapi, rupanya konflik berdarah lagi tak bisa dihindarkan. Pagi-pagi sekali Mereka sudah main lagi itu,” ungkap salah seorang warga, yang enggan disebutkan namanya.Situasi mencekam dan jalan trans Waiwerang, tepatnya di Dusun Bele tak bisa dilalui kendaraan, karena jadi areal bentrok berdarah.Aktivitas warga terganggu dan diminta waspada saat melintas, dan bila perlu untuk sementara berhenti karena situasi tegang.Rumah warga terbakar, massa banyak di jalan membikin orang takut untuk melintas.Selain itu, bunyi senjata api rakitan dan diduga bom juga pecah membuat suasana makin tegang.Terpisah, Kepala Puskesmas lle Boleng sebagaimana dirilis Detik.com menyebutkan 3 orang sempat dilarikan ke Puskesmas lle Boleng, 1 meninggal dunia dan 2 dirawat dan dirujuk ke RSUD Larantuka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *