INTERNASIONAL, INFOZONE – Federasi Sepakbola Jerman (DFB) resmi mengumumkan pengunduran diri pelatih kepala Julian Nagelsmann dari Timnas Jerman. Keputusan itu diambil setelah Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 kawasan Amerika Utara.
Kabar tersebut pertama kali dilaporkan `Seoul Economic Daily`, Kamis (3/7/2026).
Jerman harus angkat koper setelah takluk dari Paraguay dalam laga sengit hingga extra time dan adu penalti pada 29 Juni 2026. Kekalahan itu mencatatkan sejarah kelam.
Ini menjadi kekalahan adu penalti pertama Jerman di turnamen besar dalam 50 tahun. Sebelumnya, rekor Jerman di adu penalti Piala Dunia sempurna 4-0. Kekalahan terakhir via adu penalti terjadi di final Euro 1976 melawan Cekoslowakia.
Pasca kekalahan, Nagelsmann sempat menegaskan tidak akan mundur. `I am not someone who runs away,` ujarnya. Namun tekanan publik dan mantan pemain seperti Mats Hummels serta Philipp Lahm membuatnya akhirnya mundur.
Nagelsmann dikontrak hingga Euro 2028. Kontraknya memuat klausul pemutusan jika Jerman gugur di fase grup Piala Dunia. Karena Jerman lolos ke 32 besar, klausul itu tidak berlaku.
Karena itu, media Jerman memprediksi Nagelsmann akan menerima pesangon senilai 7 juta Euro atau sekitar Rp12,27 miliar, setara gaji satu tahun.
Nama `Jurgen Klopp` langsung muncul sebagai kandidat terkuat pengganti. DFB disebut akan menjalin komunikasi dengan pelatih 59 tahun itu.
Klopp punya rekam jejak mentereng bersama Borussia Dortmund dan Liverpool. Ia membawa Liverpool juara Liga Champions 2018-2019 dan Premier League 2019-2020 setelah puasa 30 tahun.
Saat ini Klopp menjabat `Global Head of Soccer` di Red Bull dengan gaji sekitar 10 juta Euro per tahun. Pernyataannya saat jadi komentator Piala Dunia, `untungnya Nagelsmann masih melatih tim`, memicu spekulasi ia sudah mengincar kursi pelatih Jerman.
Dengan Euro 2028 semakin dekat, publik kini menanti apakah `Era Klopp` bisa mengembalikan kejayaan Der Panzer.
Sumber: Seoul Economic Daily, 3 Juli 2026 |Foto : Seoul Economic Daily.









