JAKARTA, Infozone – Sanak, Indonesia lagi nggak main-main soal kedaulatan ekonomi 🇮🇩. Senin 15/6/2026, muncul “Paradigma Baru Pengelolaan Keuangan Negara”. Intinya satu: Indonesia milih mandiri, nggak gampang minta tolong IMF lagi.
“Saya Punya Uang Sendiri” – Kata Menkeu Purbaya
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa cerita, waktu IMF-World Bank Spring Meeting di Washington DC 13-17 April 2026 lalu, IMF & Bank Dunia nawarin pinjaman USD20-30 Miliar buat negara yang kena tekanan global.
Jawaban Menkeu Purbaya tegas: “Saya bilang sama dia, sekarang saya belum butuh. Karena saya sendiri punya persediaan hampir USD25 Miliar” atau Rp428,77 Triliun kurs Rp17.150.
Artinya Sanak: kas negara kita aman. Nggak perlu nambah utang luar negeri kalau belum genting.
IMF malah muji balik. Indonesia disebut “bright spot” atau titik cerah ekonomi global. Karena kredibel jaga stabilitas di tengah konflik Timur Tengah & perlambatan perdagangan.
Kedaulatan = Bisa Atur Uang Sendiri
Pemerintah bilang: kedaulatan nasional bukan cuma soal batas wilayah & tentara. Tapi juga soal bisa ngatur uang negara buat rakyat sendiri.
Dampaknya udah kerasa Sanak:
1. Petani : Dapat dukungan produktivitas + akses pasar
2. Nelayan : Ada sarana pendukung biar usaha jalan
3. Anak muda : Negara investasi ke pendidikan, pelatihan, lapangan kerja
4. UMKM : Jadi prioritas biar ekonomi bawah naik
Menteri Keuangan bilang: setiap rupiah APBN harus kasih nilai tambah sebesar-besarnya buat rakyat. Efisiensi, transparansi, akuntabilitas jadi harga mati.
Optimis Tumbuh 5,4-6% di 2026
Pake fondasi fiskal kuat + nggak tergantung IMF, pemerintah optimis ekonomi RI 2026 tumbuh 5,4% sampai 6%, Lumayan tinggi di tengah dunia lagi gonjang-ganjing.
KH Anwar Iskandar dari MUI juga apresiasi. Katanya langkah Purbaya sejalan Pasal 33 UUD 1945: “bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”. Ini bentuk kemandirian bangsa yang dicita-citain pendiri bangsa.
Pelajaran dari 1998
Dulu krisis 98 kita dipaksa nurut syarat IMF. Sekarang beda Sanak. Cadangan devisa kuat, fiskal disiplin, APBN sehat. Jadi Indonesia belajar: mandiri itu lebih terhormat daripada tergantung.
Pesan akhirnya: kedaulatan ekonomi itu nyata. Bukan angka, tapi manfaatnya kerasa sampe ke desa, ke nelayan, ke anak Sanak yang mau kerja.
Sanak setuju nggak Indonesia nggak usah utang IMF lagi? Komen “Mandiri” kalau setuju 👇
Sumber : http://Indonesia.go.id, Penulis Ismadi Amrin, 15/6/2026 14.02 WIB.









