NTT, Infozone| Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sebagian besar daerah di provinsi ini diprediksi akan mengalami cuaca berawan tebal hingga hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Cuaca Pagi Hari: Larantuka dan Labuan Bajo Diguyur Hujan, Pada pagi hari, dua wilayah yang diperkirakan akan diguyur hujan sedang adalah Larantuka dan Labuan Bajo.
Warga di kedua daerah ini diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. BMKG menyebutkan bahwa kondisi atmosfer yang tidak stabil menjadi pemicu terbentuknya awan-awan hujan di wilayah tersebut. Selain itu, suhu permukaan laut yang hangat turut memperkuat potensi hujan.
Siang hingga Sore: Hujan Meluas ke Sejumlah Wilayah Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan hingga sedang diperkirakan akan meluas ke beberapa daerah lainnya. Wilayah yang terdampak antara lain Sabu Raijua, Baa, Soe, Atambua, Alor, Lewoleba, Sikka, Ende, Borong, dan Ruteng.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan sedang yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat. Fenomena ini dapat membahayakan aktivitas masyarakat, terutama yang berada di luar ruangan. Malam Hari: Belu Berpotensi Diguyur Hujan Sedang
Pada malam hari, sebagian besar wilayah NTT diprediksi tetap diselimuti awan tebal. Beberapa daerah akan mengalami hujan ringan, sementara wilayah Belu berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.
Kondisi ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga dini hari. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya genangan air atau gangguan aktivitas malam hari.
Dini Hari: Kabut dan Hujan Ringan di Pegunungan Saat dini hari, hujan ringan masih mungkin terjadi di sejumlah wilayah seperti Larantuka, Labuan Bajo, Waibakul, Tambolaka, dan Waikabubak. Selain itu, potensi kabut juga meningkat di daerah Soe, Ende, Bajawa, dan Ruteng.
Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca dari kanal resmi BMKG.
Imbauan BMKG: Tetap Siaga dan Pantau Informasi Resmi BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem. Warga diimbau untuk tidak mengabaikan peringatan dini dan segera mengambil langkah antisipatif.
Selain itu, BMKG juga mengajak masyarakat untuk aktif memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi resmi Info BMKG atau media sosial.
Rita Senak SE Infozone melaporkan









