Flores Timur, Infozone | Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan resmi melaunching NTT Mart pada Kamis (05/02/2025) bertempat di Dekranasda Flores Timur Taman Kota Felix Fernandez Larantuka.
Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat berbasis UMKM dan IKM di Nusa Tenggara Timur.Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama jajaran pimpinan daerah dan pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa NTT Mart merupakan inovasi strategis yang dirancang sebagai instrumen penggerak ekonomi rakyat. Menurut Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena, NTT Mart tidak hanya berfungsi sebagai etalase produk lokal, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi antara desa, sekolah, komunitas, pemerintah, dan perbankan.
NTT Mart dibangun di atas tiga pilar utama, yakni One Village One Product, One School One Product, dan One Community One Product, yang harus hidup dan berjalan bersama. Gubernur menegaskan bahwa tantangan utama UMKM saat ini tidak semata terletak pada permodalan, tetapi pada kesiapan usaha, pendampingan teknis, dan literasi keuangan. Karena itu, dukungan pemerintah dan perbankan harus diarahkan untuk memperkuat aspek-aspek tersebut.
Selain itu, Gubernur juga menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkeadilan, serta menyampaikan sikap tegas terhadap penyalahgunaan data kemiskinan dan dana bantuan sosial yang dinilainya sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime).
Sementara itu, Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui keterpaduan antara pendidikan, pelaku usaha, dan pasar. Ia menegaskan arah kebijakan daerah untuk mengembangkan sejumlah SMK menjadi sekolah industri.
Bupati Antonius Doni Dihen juga mengapresiasi kehadiran NTT Mart yang dinilainya sebagai inovasi bertenaga dalam mendukung pemasaran sekaligus peningkatan kualitas produk UMKM dan IKM. Menurutnya, pemasaran masih menjadi tantangan utama UMKM, sehingga diperlukan sinergi antara pemasaran digital dan etalase fisik seperti NTT Mart.
Peluncuran NTT Mart diharapkan mampu menjadi pengungkit ekonomi daerah, baik di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur maupun Kabupaten Flores Timur, serta mendorong UMKM dan IKM agar tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing.
Rita Senak, S.E. Infozone melaporkan









