Masyarakat Kubu Resah Akibat Ram Mobil Parkir Sembarangan, Rawan Kecelakaan dan Dishub Sebut Pemilik Membandel 

ROHIL, Infozone | Masyarakat pengguna Jalan Lintas Pesisir, tepatnya di RT 01 RW 03  Jalan Lintas Pesisir SK 3, Kepenghuluan Teluk Piay Pesisir, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, resah. Pasalnya sebuah Ram sawit yang berdiri diatas bahu jalan mengakibatkan banyaknya mobil Truck atau sejenis Pick up yang parkir dibadan jalan untuk membongkar atau memuat sawit. Hingga rawan kecelakaan lalulintas.

Demikian keterangan dari beberapa warga setempat diantaranya bernama Paino yang mengemukakan dampak aktifitas Ram tersebut kepada Tim awak media Rabu 21/1/26. “Tiap hari mobil parkir di badan jalan, kalau malam hari memanjang parkir mobil bongkar atau muatan bang, pernah juga kecelakaan dekat sekitar Ram sekitar bulan lalu bang” ujar Paino.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan lagi, Ram sawit tersebut sudah beraktifitas lebih kurang 3 tahun, dan diduga milik inisial J, penduduk Simpang Durian, Kubu. Tragisnya berdasarkan keterangan Ketua RT 01 RW 03 bernama Ardi Wibowo menuturkan pernah beberapa kali terjadi kecelakaan lalulintas yang tak jauh dari lokasi Ram diduga milik inisial J

” Ram itu milik J, Pernah beberapa kali kecelakaan lalulintas dekat Ram, memang sangat meresahkan karena lokasi parkir truk bongkar-muat dibadan jalan, apalagi pada malam hari mau memanjang parkir kendaraan ” ujar Ketua RT setempat.

Tak sampai disitu, Tim juga menghubungi Petugas Dishub di Kubu bernama Ahmad. Ianya menyatakan bahwa pihaknya pernah menyampaikan akan tetapi tidak diindahkan. “Dishub sudah beberapa kali menegur Pemilik Ram terkait larangan parkir dibadan jalan namun tampaknya membandel,” Ujarnya.

” Sudah sering Saya peringatkan pemilik Ram agar kendaraan mobil yang sedang beraktifitas bongkar atau muat sawit jangan parkit memakan badan jalan karena terganggunya fungsi jalan” Imbuh Ahmad.

Terakhir Tim awak media juga menghubungi pemilik Ram bermaksud menanyakan terkait Izin Usaha dan larangan parkir, tidak ada keterangan yang didapat. Yang ada hanya coba disodori lembaran uang. Menolak sambil menjauh dan menegaskan tujuan wartawan hanya untuk konfirmasi, namun terkesan memaksakan, “Berapa Abang maunya minta biar aq tahu, Abang kan Wartawan berapa bilanglah ??” ujarnya. Kemudian Tim Wartawan menolak lalu pergi namun gagal mengkonfirmasi.

 

Nahar, Infozone melaporkan

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *