Kapal Perang, Alternatif Aman Pulang Mudik Lebaran ke Kampung Halaman

Pemudik melambaikan tangan dari atas KRI Banda Aceh-593 saat Mudik Gratis Bersama TNI AL di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta, Selasa (17/3/2026). TNI AL bekerja sama dengan Baznas menyelenggarakan mudik gratis naik kapal perang menuju Semarang dan Surabaya tersebut dengan memberangkatkan 1.447 orang yang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas saat mudik Lebaran. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz

Jakarta, Infozone | Program mudik gratis menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) kembali digelar pada Lebaran 2026 sebagai upaya mengurangi kepadatan arus kendaraan di jalur darat. Inisiatif yang dijalankan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut ini menyediakan ribuan kuota penumpang dengan rute utama dari Jakarta menuju Semarang dan Surabaya, serta sejumlah wilayah kepulauan.

Selain mengangkut penumpang, program ini juga memfasilitasi sepeda motor, yang selama ini menjadi salah satu faktor tingginya risiko kecelakaan saat mudik. Dengan demikian, kehadiran moda transportasi laut ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan sekaligus kenyamanan perjalanan masyarakat.

Di sisi lain, mudik dengan kapal perang menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda dibandingkan moda transportasi konvensional. Selama pelayaran, pemudik mendapatkan fasilitas dasar seperti konsumsi dan tempat beristirahat, serta jaminan keamanan dengan standar militer.

Waktu tempuh yang lebih stabil tanpa hambatan kemacetan menjadi nilai tambah tersendiri, terutama di tengah tingginya mobilitas Lebaran. Program ini tidak hanya menjadi solusi alternatif, tetapi juga mencerminkan upaya negara dalam menghadirkan layanan mudik yang lebih inklusif, aman, dan terjangkau bagi masyarakat luas.

Sumber : Indonesia go id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *