Jakarta, Infozone | Besok Senin 16 Maret 2026, Kami anak tanah Lamaholot Flores Timur sudah sangat gerah dan marah melihat Kabupaten Flores Timur, Sudah setahun lebih dipimpin Bupati Anton Doni Dihen dan Wakil Bupati Ignas Boli Uran, gagal wujudkan Inovasi Lompatan Jauh, “Jelas Koordinator aksi demo di jakarta kepada awak media Minggu 15 Maret 2026.
Paket Adibu saat ini memimpin Kabupaten Flores Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur, mereka janjikan dalam kampanye waktu itu sangat berbeda jauh hingga saat ini, masyarakat Flores Timur hidup sengsara, daya beli menurun, kemiskinan ekstrim 44 ribu lebih penduduk pengangguran semakin meningkat dan tidak ada riak pembangunan yang nyata, yang ada hanya acara seremoni Bupati pidato -pidato omong kosong di desa+desa dan masyarakat sudah jenuh untuk mendengar, “Urai koordinator Aksi beserta tim aksi di jakarta.
Lanjutnya, “Baru setahun lebih pimpin Flores Timur tapi dugaan Korupsi mencuat, bahkan banyak pekerjaan proyek, yang dikelola secara Swakelola Pecah paket besar ke paket kecil hingga di bagikan proyek hasil akhirnya mangkrak.
Aksi Dugaan korupsi di Flores Timur lebih jahat dan masif jika di bandingkan pemerintahan sebelumnya. Diduga kuat indikasi bagi-bagi proyek untuk tim sukses, partai, relawan dan keluarga sehingga proyek mangkrak di mana- mana dan dugaan fee di terima para elit Bupati, Ketua DPRD sertai tim lainnya,”Tegas AB.
Lanjutnya, ” Kami minta KPK segera OTT Kabupaten Flores Timur karena Dugaan korupsi semakin mencuat. Mulai dari Pimpinan hingga bawahan, mau jadi apa ini Lewotana Flores Timur ?, Kami desak juga kepada KPK harus tangkap juga Kadis PU, PPK, ULP dan Pokja proyek karena sumber kejahatan ada dari sekongkol jahat tender proyek, “Tegas Ketua Aksi Grak NTT Yohanes.
Kami juga meminta dukungan masyarakat Flotim untuk Aksi ini Bupati ADD yang dulu dikampanyekan cerdas dan anti korupsi, ternyata membiarkan situasi ini semakin sulit dikendalikan, terbukti OPD yang menangani Proyek -proyek selalu bermasalah alias Mangkrak.
Kami sebagai anak Lewotana tetap akan lawan dan minta KPK segera turun ke Flores Timur, dan tangkap semua pelaku kejahatan,”Tandas ketua Koordinator aksi Grak NTT Yohanes di Jakarta.
Rita Senak, SE Infozone melaporkan









