Caption: Detik-detik ombak raksasa hantam pemecah gelombang di Keelung saat Topan Champi menerjang Taiwan dengan kecepatan angin 185 km/jam. Foto: AFP / 23 Oktober 2026
Taipei, Infozone – Topan Champi menghantam Taiwan timur laut, Jumat (23/10/2026), menewaskan 1 orang dan melukai lebih dari 500 orang.
Otoritas Taiwan peringatkan angin merusak dan minta warga tetap di dalam rumah. Lebih dari 5.000 orang dievakuasi, pohon tumbang, banjir singkat, dan listrik padam.
Sabtu (24/10) tim darurat masih pulihkan listrik untuk 56.000 rumah tangga. Sebagian besar toko di Taiwan utara dan tengah tutup hari kedua.
Champi sempat jadi super typhoon dengan angin hampir 300 km/jam, kini melemah jadi 185 km/jam menurut US Joint Typhoon Warning Center.
Central Weather Administration Taiwan prediksi Champi bisa jatuhkan hujan hingga 900mm antara Kamis-Sabtu. Yilan County sudah diguyur 650mm sejak Kamis, Jumat saja 400mm.
Dampak meluas ke Jepang dan China. Sekitar 8.400 rumah di Okinawa tanpa listrik, 2 orang luka. 259 penerbangan di Taiwan dibatalkan, sebelumnya hampir 1.000 penerbangan batal Jumat.
Otoritas China peringatkan angin kencang dan hujan lebat di Jiangsu, Shanghai, Zhejiang. Layanan kereta ditangguhkan, puluhan ribu warga dievakuasi di Shanghai.
Champi disebut sebagai badai terbaru di musim Pasifik yang diperparah El Nino. PBB menyebut El Nino kali ini bisa jadi terkuat dan belum pernah terjadi dalam 4 dekade pemantauan.
Sumber: Al Jazeera / AFP Reuters – 23 Oktober 2026







